Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengintip Jenis Kopi Robusta, Arabika dan Excelsa Dikembangkan di Indonesia, Punya Citarasa Berbeda
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Kades Ini Sukses Jadi Eksportir Kopi dengan Omzet Miliaran Rupiah

Minggu, 18 Desember 2022 - 19:25:00 WIB
Mantan Kades Ini Sukses Jadi Eksportir Kopi dengan Omzet Miliaran Rupiah
Manat Samosir dengan Humbang Arabica Coffee, produk kopi berkualitas yang diekspor ke sejumlah negara. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Kepala Desa (Kades) Humbahas bernama Manat Samosir sukses menjadi eksportir kopi dengan omzet mencapai miliaran rupiah. Padahal bisnis eksportir kopi baru dirintisnya saat masa pandemi.

Awalnya, Manat menekuni profesi sebagai seorang petani kopi pada tahun 2000. Namun upayanya sempat terhenti pada tahun 2005, karena mengalami kebangkrutan.

Kemudian pada tahun 2007 hingga 2013 Manat diangkat sebagai Kades Humbahas. Sambil menekuni tugas sebagai Kades, Manat tetap menjalani aktivitas sebagai petani kopi.

Hal itu, disebabkan Manat melihat potensi kopi arabika di wilayahnya sangat besar. Dia pun bercita-cita mendorong petani setempat untuk bisa menjadi tuan di tanah sendiri.

Selepas menjabat sebagai kades, Manat semakin fokus mengembangkan kebun kopi miliknya. Dengan dibantu oleh Asosiasi UMKM di Sumatera Utara, Manat memberanikan diri memasarkan kopinya ke pasar ekspor. 

Pada awal 2020, saat pandemi Covid-19 mulai mewabah di Indonesia, Manat mendirikan perusahaan bernama PT Penabur Benih Indonesia. 

Melalui perusahaan tersebut dan didukung Asosiasi UMKM di Sumatera Utara, kopi yang dihasilkan Manat mampu menembus pasar Taiwan, kemudian Amerika, Jepang, dan Jerman. Kopi yang diekspor Manat menggunakan brand Humbang Arabica Coffee

Untuk memenuhi pasokan ekspor yang meningkat, Manat  menyerap kopi dari petani lokal. Saat ini, perusahaannya mampu menghasilkan 200 ton kopi Arabica Sumatera Lintong, dari ratusan petani di Kecamatan Dolok sanggul desa Sirisirisi kabupaten Humbang Hasundutan.

Selain menyerap kopi para petani, ia juga rajin mengadakan pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusai (SDM) yang mumpuni dan menghasilkan kopi berkualitas tinggi.

Ketekunannya berbuah manis, dalam dua tahun membangun PT Penabur Benih Indonesia, Manat sudah berhasil mendapatkan omzet mencapai Rp10 miliar per tahun.

Selain menjadi eksportir, saat ini dirinya juga memiliki sebuah brand kopi lokal dan tempat makan bernama Sitalbak Coffe and Resto. 

Itulah kisah Manat, mantan kades yang sukses menjadi eksportir kopi dengan omzet mencapai miliaran. Semoga bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk Anda.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut