Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rosan Ungkap 6 Proyek Hilirisasi Senilai Rp101 Triliun Siap Diresmikan Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

BEI Imbau Masyarakat Berhati-hati saat Terima Rekomendasi Investasi dari Influencer

Selasa, 01 Maret 2022 - 12:00:00 WIB
BEI Imbau Masyarakat Berhati-hati saat Terima Rekomendasi Investasi dari Influencer
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo. (Foto: dok IDX)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku otoritas bursa mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika menerima rekomendasi investasi, terutama saham yang dilakukan oleh influencer di media sosial.

Pasalnya, ajakan untuk berinvestasi yang dilakukan para influencer sebagian besar tanpa edukasi dan literasi yang memadai, dan lebih bersifat promosi.

Selama ini, lanjutnya, BEI dan stakeholder pasar modal telah melakukan literasi dan inklusi masyarakat dengan berinovasi, bersinergi, serta berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk menyediakan edukasi yang mudah dijangkau sekaligus mudah dipahami.

Edukasi dan literasi yang terus didorong oleh BEI terutama bertujuan untuk membuat masyarakat menjadi investor yang cerdas, alias tidak mudah tergiur dengan iming-iming cuan. Salah satu edukasi yang tengah digalakkan pihak BEI adalah 3P, yaitu paham, punya, pantau.

“Dalam hal berinvestasi, investor sendirilah yang bertanggung jawab atas keputusan investasinya. Sehingga, kami menganjurkan agar kalian menjadi investor yang cerdas dengan dengan 3P: Paham, Punya, Pantau,” kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo, di Jakarta, Selasa (1/3/2022). . 

Dia menjelaskan, untuk menjadi 'Paham' tentang investasi di pasar modal, investor harus memahami bahwa berinvestasi harus menggunakan dana lebih atau excess fund, paham kesesuaian profil risiko produk investasi dengan risk appetite masing-masing investor, dan paham tujuan investasi yang ingin dicapai. 

“Investor juga perlu mencari informasi sebanyak mungkin agar paham dengan baik, sebelum mengambil keputusan investasi,” ungkap Laksoso. 

Kemudian, untuk 'Punya' investasi di pasar modal, investor perlu memilih mitra investasi yang pas dan benar, baik itu sekuritas maupun manajer investasi. 

Menurut Laksono, membuka rekening investasi sekarang sudah sangat mudah, tapi perlu diingat bahwa investor harus punya serta menjaga akses dan kerahasiaan rekening investasinya.

“Punya atau memiliki produk investasi yang sudah dipahami kinerjanya. Do not put your eggs in one basket, Investor sebaiknya punya beberapa produk investasi agar portofolio dapat terjaga kestabilan pertumbuhannya,” tutur Laksono.

Sedangkan untuk 'Pantau investasi di pasar modal, investor perlu ingat bahwa investasi perlu dipantau secara berkala, baik dari sisi pergerakan harganya di Bursa, maupun dari sisi kinerja perusahaannya. 

Hal itu, disebabkan investasi adalah sebuah kegiatan dengan orientasi jangka panjang, sehingga perlu pantau berita dan informasi terkini karena akan sangat berguna untuk memperkaya analisis. 

“Praktikan juga analisis fundamental dan teknikal dalam mengambil berbagai keputusan investasi untuk mempertahankan kinerja return investasi,” ujar Laksono.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut