Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Kirim Bantuan Logistik ke Palambayan Lewat Udara, Dukung Kebutuhan Posko Bencana
Advertisement . Scroll to see content

Menhub Ingin Pelabuhan Patimban dan Tanjung Priok Jadi Hub Logistik

Selasa, 01 November 2022 - 12:06:00 WIB
Menhub Ingin Pelabuhan Patimban dan Tanjung Priok Jadi Hub Logistik
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Jakarta International Container Terminal (JICT). (Foto: Dok. BKIP Kemenhub)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan peran Pelabuhan Patimban dan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pelabuhan utama (Hub) logistik. Ini bertujuan untuk memaksimalkan peran pelabuhan dalam menerima dan menyalurkan logistik di Tanah Air.

"Hal yang paling penting adalah kita menjadikan Priok dan Patimban menjadi Hub (Pelabuhan Utama). Artinya, kita mengkonsolidasikan barang-barang kita seluruh Indonesia," ujar Budi Karya di Jakarta International Container Terminal (JICT) dikutip, Selasa (1/11/2022).

Budi Karya menambahkan, jika dua pelabuhan itu menjadi pelabuhan utama, maka dapat menekan harga logistik di Indonesia. Adapun, saat ini baru Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi pelabuhan utama logistik. 

Ke depannya, pihaknya akan memaksimalkan Pelabuhan Patimban sebagai pelabuhan logistik.

"Tapi nanti juga di Patimban supaya jumlah yang diangkut dari Indonesia itu lebih banyak. Banyakan suatu jumlah itu berbanding lurus dengan efisiensi," kata dia. 

"Oleh karenanya saya minta kepada semua stakeholder melayani dengan baik. Karena pelayanan adalah satu kunci bagaimama kita memberikan kemudahan bagi shipping liner, tapi juga memberikan satu kemurahan dengan satu efisiensi yang kita lakukan," sambungnya,

Untuk diketahui, Kapal Alexander Von Humboldt berukuran 16.000 TEU, yang merupakan kapal peti kemas terbesar, bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Sandarnya kapal besar tersebut menjadi tanda bahwa pelabuhan Indonesia diminati oleh para operator pelayaran untuk melayani perdagangan internasional.

Kapal vessel milik CMA CGM Columbus JAX (JAX) ini melayani rute langsung atau direct call Jakarta – Amerika Serikat, untuk memfasilitasi perdagangan ekspor antara Indonesia dengan Amerika Serikat. Kunjungan perdana kapal petikemas berkapasitas 16.000 TEU ini adalah yang pertama dari tiga seri 16.000 TEU CMA CGM yang juga akan bersandar di JICT.

Layanan JAX Services juga menawarkan konektivitas tanpa batas ke Pantai Timur dan Pantai Barat AS dengan waktu transisi 34 hari dan meningkatkan waktu transit industri. Layanan JAX mengirimkan produk lokal dan produk manufaktur seperti kertas, karet, garmen dan barang elektronik dari Indonesia ke Amerika Utara setiap minggu.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut