Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Telepon Langsung Menteri KKP, Tanya Kondisi usai Jatuh Pingsan 
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Trenggono Fokus Ekspor Udang, Lobster, dan Rumput Laut

Rabu, 03 Maret 2021 - 07:28:00 WIB
Menteri Trenggono Fokus Ekspor Udang, Lobster, dan Rumput Laut
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: KKP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) fokus mendorong ekspor komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Oleh karena itu, pengembangan lewat budidaya terus ditingkatkan.

"KKP fokus pada produk ekspor komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yaitu udang, lobster dan rumput laut," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Rabu (3/3/2021).

Menurut dia, komoditas udang dipilih menjadi prioritas karena ekspor tahun lalu cukup tinggi. Volume ekspor udang pada 2020 mencapai 239.227 ton dengan nilai 2,04 miliar dolar AS.

Untuk peningkatan produksi dan ekspor udang, kata Trenggono, KKP akan memfasilitasi pengembangan shrimp estate yakni sistem budidaya dengan skala intensif,dengan target produksi berkisar 40 ton per hektare dalam setahun.

Selain udang, Trenggono menilai, lobster juga sangat potensial untuk dikembangkan. Pada 2020, volume ekspornya mencapai 2.022 ton dengan nilai 75,25 juta dolar AS.

"Lobster dikembangkan melalui korporasi budi daya yang diharapkan dampaknya dapat menyentuh masyarakat, salah satu strategi yang dilaksanakan adalah membuat suatu model kawasan budidaya lobster," katanya.

Selanjutnya komoditas rumput laut, di mana Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua setelah China. Volume ekspor sepanjang tahun lalu 195.574 ton dengan nilai 279,58 juta dolar AS.

KKP, menurut dia, mengupayakan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat dengan menggalakkan penggunaan bibit kultur jaringan, pembangunan kebun bibit, penyaluran penjemuran rumput laut, dan penyediaan gudang rumput laut yang menerapkan Sistem Resi Gudang.

"Sementara dari aspek hilir akan dibangun pabrik pengolahan rumput laut, sehingga dapat mendorong ekspor produk turunan rumput laut," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut