Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Partai Perindo Berbagi Takjil dan Modal Usaha, Dorong UMKM Tumbuh di Bulan Ramadan
Advertisement . Scroll to see content

Meski Stok Beras Dijamin Aman, Partai Perindo Minta Bulog Segera Turunkan Harga

Sabtu, 23 Desember 2023 - 11:45:00 WIB
Meski Stok Beras Dijamin Aman, Partai Perindo Minta Bulog Segera Turunkan Harga
Partai Perindo meminta Bulog segera turunkan harga beras. (Foto: Antara/Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan mengapresiasi upaya Bulog menjamin ketersediaan beras aman sampai Juni 2024. Namun, Yerry minta Bulog berupaya menurunkan harga beras, bukan hanya menjamin ketersediaannya.

“Jadi Bulog perlu kerja keras untuk upayakan penurunan harga beras," ujar Yerry kepada wartawan, Jumat (22/12/2023).

Mengutip data dari Perum Bulog, saat ini cadangan beras di gudang Bulog berjumlah 1,26 juta ton. Untuk menambah cadangan beras Pemerintah, Perum Bulog akan lakukan import 2 juta ton beras untuk tahun 2024.

Di samping itu, masih terdapat 494.000 ton beras yang masih dalam perjalanan menuju gudang-gudang Bulog di berbagai wilayah. Tak hanya itu, masih ada sebanyak 500.000 ton beras impor dari kuota tambahan yang tengah diproses masuk.

“Kalau melihat ketersediaan beras di Bulog, memang cadangannya aman. Tetapi ketersediaan stok belum langsung menentukan turunnya harga beras. Harus ada extra effort dan kerja keras untuk pastikan harga beras turun," tutur Yerry -- yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Utara ini.

Selain itu, kata Yerry, ke depan perlu ada road map dan kerangka kerja yang jelas dari Pemerintah, khususnya dari Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan Bulog untuk menggenjot produksi beras dalam negeri.

"Sekarang kita memang harus impor. Karena imbas fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan sehingga produksi beras nasional turun. Tetapi ke depan, produksi beras dalam negeri harus meningkat sehingga kita tidak bergantung pada import," ujar Yerry.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut