Moderna Bidik Rp257 Triliun dari Penjualan Vaksin Covid-19

Djairan ยท Kamis, 25 Februari 2021 - 20:29:00 WIB
Moderna Bidik Rp257 Triliun dari Penjualan Vaksin Covid-19
Moderna membidik pendapatan 18,4 miliar dolar AS dari penjualan vaksin Covid-19 tahun ini. (Foto: Reuters)

MASSACHUSETTS, iNews.id - Perusahaan farmasi asal AS, Moderna membidik pendapatan 18,4 miliar dolar AS dari penjualan vaksin Covid-19 pada 2021. Jumlah itu setara Rp257 triliun.

Dikutip dari CNBC, Kamis (25/2/2021), pengumuman itu disampaikan sehari setelah perusahaan menargetkan produksi vaksin Covid-19 sebanyak 700 juta dosis tahun ini. Produksi itu ditingkatkan  menjadi 1,4 miliar vaksin pada 2022.

Penjualan tersebut lebih tinggi daripada Pfizer. Kompetitor Moderna yang juga memperoleh izin penggunaan darurat di AS itu sebelumnya menargetkan penjualan 15 miliar dolar AS, setara Rp210 triliun dari vaksin Covid-19 pada tahun ini.

Moderna memiliki kontrak kerja sama dengan pemerintah federal AS untuk 300 juta dosis vaksin Covid-19. Sejauh ini, mereka sudah mengirimkan sekitar 55 juta dosis vaksin. Diharapkan, vaksin yang disalurkan bisa mencapai 100 juta dosis pada akhir kuartal pertama, lalu 100 juta pada akhir Mei, dan sisanya akhir Agustus 2021.

Sama seperti produsen lain, Moderna menggenjot produksi vaksin Covid-19 di tengah tingginya permintaan, baik di dalam negeri maupun global. Vaksin dinilai menjadi game changer untuk menghentikan pandemi Covid-19 yang telah menginfeksi lebih dari 112 juta orang dan membunuh 2,4 juta orang berdasarkan data John Hopkins University.

Selain merilis kinerja keuangan, Moderna mengumumkan Chief Medical Officer (CMO) Tal Zaks akan hengkang dari perusahaan pada akhir September. Perusahaan tengah mencari CMO baru yang mempunyai pengalaman komersial berskala global.

Editor : Rahmat Fiansyah