Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Pengembang Swasta bakal Investasi Bangun MRT Rute Kembangan-Balaraja
Advertisement . Scroll to see content

MRT Jakarta Fase 2 Dibangun, Kawasan Thamrin dan Monas Bakal Dirombak

Rabu, 22 Juli 2020 - 20:04:00 WIB
MRT Jakarta Fase 2 Dibangun, Kawasan Thamrin dan Monas Bakal Dirombak
Proyek moda raya terpadu (MRT) Jakarta fase II pengerjaan CP201 akan punya dua stasiun bawah tanah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Proyek moda raya terpadu (MRT) Jakarta fase II pengerjaan CP201 akan punya dua stasiun bawah tanah, yakni Stasiun Thamrin dan Monas. Untuk mengerjakannya akan ada perombakan habis-habisan di sekitar kawasan tersebut. 

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, mulai Oktober, bangunan cagar budaya seperti Tugu Jam Thamrin yang dibangun sejak 1969 akan dipindahkan sementara atau direlokasi.

"Jadi setelah kita konsultasi dengan Pemprov (Jakarta) harus direlokasi selama pembangunan MRT Stasiun Thamrin. Saat ini, kita sedang melakukan scanning dan evaluasi struktur. Rencananya bulan Oktober akan dilakukan relokasi," kata Silvia dalam konferensi pers, Rabu (22/7/2020).

Dia mengatakah, karena cagar budaya, setelah pengerjaan selesai, jam tersebut akan dikembalikan dengan kondisi yang lebih baik. Rencana relokasi masih terus dievaluasi lebih lanjut.

"Adaa dua pilihan dipindah sementara dan diletakkan di lapangan banteng. Jadi ini sekarang lagi tahap pembahasan," ucapnya. 

Selain itu, jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Bank Indonesia (BI) juga akan dibongkar mulai Agustus 2020. Untuk sementara, akan digantikan dengan zebra cross. 

"Pembongkaran JPO BI pada bulan Agustus 2020. Masyarakat tetap bisa mengakses TransJakarta dengan menggunakan zebra cross kita akan pastikan ada akses jalan kaki yang aman," tuturnya. 

Di depan Kantor Bank Mandiri dan BI juga akan dibangun halte TransJakarta sementara. Dengan begini, moda transportasi masyarakat selama pembangunan tidak akan terganggu. 

"Desainnya bukan sementara, desain fisiknya itu seperti halte TransJakarta permanen dan desain paling baru sesuai dengan standar TransJakarta itu sendiri. Dibikin mirip-mirip sama yang ada di Tosari," ucapnya.  

Selain itu, untuk membangun stasiun Monas, pos polisi di kawasan tersebut akan dipindahkan. Pasalnya, pos polisi ini bukan cagar budaya sehingga akan dipindahkan secara permanen. 

Untuk diketahui, Thamrin akan menjadi salah satu stasiun terbesar dengan 10 pintu masuk (entrance) yang panjangnya 409 meter dan memiliki area komersil sepanjang 200 meter. Kawasan ini akan terintegrasi dengan TransJakarta. 

Sedangkan Stasiun Monas akan memiliki panjang 280 meter. Sehingga total terowongan diperkirakan mencapai 1.942 meter.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut