Naik 38,4 Persen, Realisasi Investasi Jakarta Tembus Rp143 Triliun di 2022
JAKARTA, iNews.id - Realisasi investasi Jakarta di tahun 2022 mencapai Rp143 triliun, meningkat cukup signifikan sebesar 38,4 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp103,3 triliun. Realisasi ini terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp89,2 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp53,8 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Agus Candra menuturkan, terdapat tiga sektor yang memiliki kontribusi realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar, yakni sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai Rp38,1 triliun (26,7 persen); sektor Jasa Lainnya Rp24,6 triliun (17,2 persen); dan sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran Rp20,6 triliun (14,4 persen).
Menurutnya, ketiga sektor ini berkontribusi 58,3 persen dari total realisasi penanaman modal DKI Jakarta periode Januari sampai dengan Desember tahun 2022.
“Sementara untuk sektor usaha terbesar realisasi investasi PMDN di DKI Jakarta sepanjang tahun 2022 adalah sektor Konstruksi dengan Rp18,8 triliun atau 21,1 persen. Sedangkan pada realisasi investasi PMA didominasi oleh sektor usaha Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi yang mencapai Rp20 triliun atau 37,2 persen,” ujar Benni di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, dikutip, Rabu (21/2/2023).
3 Tahun Berturut-turut, Jawa Barat Kembali Capai Realisasi Investasi Tertinggi di RI
Benni menambahkan, realisasi investasi PMDN dan PMA kumulatif terbesar berada di Jakarta Selatan dengan nilai investasi Rp63,2 triliun atau 44 persen dari total realisasi penanaman modal DKI Jakarta sepanjang tahun 2022.
“Realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar ada di Jakarta Selatan dengan total nilai Rp63,2 triliun, Jakarta Pusat Rp27,3 triliun, Jakarta Timur Rp25,1 triliun, Jakarta Utara Rp18,6 triliun, Jakarta Barat Rp8,6 triliun, dan Kepulauan Seribu Rp2,1 miliar,” tuturnya.
Realisasi Investasi 2022 Lampaui Target, Tembus Rp1.2007,2 Triliun
Adapun, tingginya pertumbuhan realisasi investasi karena inovasi pelayanan penanaman modal dan kemudahan perizinan/non perizinan yang dilakukan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.
Benni menegaskan, perangkat daerah yang dipimpinnya terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan Zero Complain, Zero Delay dan 100 persen Service Excellence.
“Alhamdulillah, kinerja investasi DKI Jakarta mencatatkan hasil yang positif. Capaian ini tidak terlepas dari arahan Pj Gubernur DKI Jakarta agar seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk terus melakukan berbagai inovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat guna mendorong laju investasi di Jakarta,” ucapnya.
Editor: Aditya Pratama