Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pastikan Emas Nasabah Aman, Pegadaian Optimalisasi Cetak Emas Fisik
Advertisement . Scroll to see content

Pegadaian Bantu Pelaku Usaha Disabilitas Kembangkan Bisnis

Selasa, 23 Mei 2023 - 11:59:00 WIB
Pegadaian Bantu Pelaku Usaha Disabilitas Kembangkan Bisnis
PT Pegadaian bekerja sama dengan Alunjiva Indonesia memberikan pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas di Rumah BUMN Surabaya. (Foto: dok Pegadaian)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Para pelaku usaha ultra mikro dan UMKM sering mengalami kendala dalam mengembangkan bisnisnya, begitu pula para penyandang disabilitas. Oleh karena itu, PT Pegadaian bekerja sama dengan organisasi masyarakat dan sosial Alunjiva Indonesia memberikan pelatihan kewirausahaan di Rumah BUMN Surabaya, Senin (22/8/2023). 

Program pelatihan kewirausahaan ini merupakan kolaborasi multi sektor antara BUMN dan juga wirausaha disabilitas agar dapat mengembangkan keterampilan bisnis dan mampu menciptakan inovasi terhadap produk usahanya, sehingga mampu menjadi wirausaha disabilitas yang mandiri, bertumbuh, dan berdaya.

Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Rully Yusuf menyatakan salah satu fokus PT Pegadaian pada program, yaitu pengembangan UMKM. Melalui program ini diharapkan para peserta dapat mampu meningkatkan kapabilitas dan memaksimalkan penggunaan teknologi informasi digital dalam pengembangan dan pemasaran usahanya.

“Sejalan dengan program pemerintah, bahwa para pelaku UMKM harus melek teknologi untuk Go Digital dan Go Global. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen kami, bahwa Pegadaian senantiasa mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah, agar membuat kualitas UMKM di Indonesia dapat naik kelas,” kata Rully.

Selain itu, Rully menambahkan, dengan adanya pendampingan seperti ini, Pegadaian juga mendorong para pelaku usaha untuk ikut serta memberi dampak sosial dan lingkungan yang dapat bermanfaat bagi keberlanjutan hidup masyarakat, khususnya dalam kesejahteraan ekonomi.

“Kami akan melakukan pendampingan selama tiga bulan, sampai para wirausaha disabilitas ini bisa memahami value yang dapat dihasilkan dari pengembangan usahanya. Kami juga akan memberikan strategi pengembangan usaha, dari mulai mengatur operasional, sales dan strategi marketing produk seperti melakukan pemasaran menggunakan media sosial dan marketplace,” tutur Rully.

Adapun peserta disabilitas yang telah lulus proses kurasi dan ikut dalam program pendampingan kewirausahaan ini, di antaranya penyandang tuna daksa, autisme, tuna netra, dan tuna rungu. Metode pendampingan dilakukan pelatihan secara offline dan online, peserta dapat berdiskusi langsung bersama mentor untuk membahas permasalahan hingga pengembangan usaha yang telah dijalani.  

Agenda kegiatan meliputi pelatihan secara daring maupun luring. Kemudian dilakukan pendampingan sepanjang Juni hingga Agustus 2023. Acara ditutup dengan pelepasan peserta pada akhir Agustus. Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku usaha ultra mikro maupun UMKM yang menjadi peserta semakin berkembang usahanya.

Editor: Anindita Trinoviana

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut