Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Serahkan Pengelolaan 2 Pelabuhan ke Swasta, Berlaku 50 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Pelindo III Perluas Lapangan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak

Jumat, 13 April 2018 - 19:02:00 WIB
Pelindo III Perluas Lapangan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Persero memperluas fasilitas lapangan penumpukan peti kemas (container yard) di Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id –  PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Persero memperluas fasilitas lapangan penumpukan peti kemas (container yard) di Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Teluk Lamong merupakan terminal berkonsep ramah lingkungan pertama di Indonesia. Terminal ini dibangun sebagai ekstensifikasi dan perluasan dari pelabuhan terbesar di kawasan timur Nusantara tersebut.

CEO Pelindo III Ari Askhara mengatakan, pihaknya terus mengembangkan Terminal Teluk Lamong secara bertahap. Pada tahap kedua, perusahaan mengerjakan perluasan container yard dari eksisting 10 blok dengan kapasitas 1 juta TEUs, menjadi 15 blok dengan kapasitas mencapai 1,5 juta TEUs.

Terminal ini diproyeksikan sebagai terminal peti kemas utama di Pelabuhan Tanjung Perak yang pada fase ultimate (final) menjadi seluas 30 blok lapangan penumpukan peti kemas dengan kapasitas mencapai 6,5 juta TEUs.

“Pelindo III berinvestasi untuk perluasan CY (container yard) tahap kedua ini senilai hampir Rp400 miliar,” katanya.

Proyek perluasan lapangan penumpukan peti kemas ini dimenangi PT Nindya Karya. BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur tersebut ditarget dapat merampungkan pengerjaannya selama dua bulan. Pelindo III akan diuntungkan jika proyek selesai lebih cepat, karena infrastruktur yang dibangun bisa dapat segera digunakan.

“Proyek ini penting sebagai pengembangkan jalur logistik untuk menekan cost. Bagian dari Program Nawacita Pemerintah agar target pertumbuhan ekonomi 5 persen untuk tahun ini dapat tercapai. Kami akan coba selesaikan dalam waktu 18 bulan,” kata Direktur Utama Nindya Karya Indrajaya Manopol dalam kesempatan yang sama.

Selain menyepakati kontrak bersama Nindya Karya, Pelindo III juga menandatangani kontrak kerja dengan PT Hutama Karya untuk proyek peninggian dermaga di Terminal Samudera di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Dimensi terminal seluas 38 x 300 meter ditinggikan 2,1 meter LWS (low water spring/permukaan air)  atau dari semula 1,1 meter LWS menjadi 3,2 meter LWS. Pekerjaan dilaksanakan selama 9 bulan dengan nilai investasi sebesar Rp280 miliar.

CEO Pelindo III Regional Jawa Tengah Ardhy Wahyu Basuki menjelaskan, peninggian dermaga Terminal Samudera ditujukan untuk mengembangkan dari semula dermaga untuk general cargo menjadi dermaga peti kemas. Nantinya, kata dia, container crane (alat angkat peti kemas) di Terminal Peti Kemas Semarang akan ada yang dipindahkan ke Terminal Samudera.  Selain itu juga akan terkoneksi dengan jalur rel kereta api.

“Sehingga, pengangkutan peti kemas makin lancar dan biaya logistik di Semarang makin efisien,” katanya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut