Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kementan Salurkan Beras hingga Minyak Goreng ke Wilayah Terdampak Banjir Bandang dan Longsor
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Bakal Salurkan Bantuan Pangan ke 1,44 Juta Keluarga Rawan Stunting 

Jumat, 15 Maret 2024 - 21:54:00 WIB
Pemerintah Bakal Salurkan Bantuan Pangan ke 1,44 Juta Keluarga Rawan Stunting 
Pemerintah bakal menyalurkan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 1.446.089 keluarga rawan stunting. (Foto: Ilustrasi/ID Food)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah bakal menyalurkan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 1.446.089 keluarga rawan stunting (KRS). Jumlah KRS ini tersebar di tujuh provinsi di Indonesia.

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional (Bapanas), Nyoto Suwignyo menjelaskan, distribusi bantuan pangan bertujuan menekan angka stunting dan mengurangi tingkat rawan pangan dan gizi di Indonesia.

“Dengan dimulainya kembali penyaluran bantuan pangan daging ayam dan telur ayam tahun 2024 pada hari ini, kita berharap akan membawa manfaat besar bagi semua pihak khususnya masyarakat tertarget penurunan stunting,” ujar Nyoto dalam keterangannya, Jumat (15/3/2024). 

Adapun jenis pangan dari CPP berupa daging ayam dan telur ayam. Saat ini, proses penyaluran sudah dimulai dilakukan Bapanas melalui ID Food di beberapa daerah. 

Untuk penyaluran perdana dimulai di Jawa Barat kepada 1.435 KRS, yang disalurkan secara serentak di wilayah Kota Bekasi sebanyak 469 KRS, Kota Cimahi 466 KRS dan Kota Depok 500.

"Hal ini tentunya tidak terlepas dari upaya untuk mewujudkan individu yang sehat aktif dan produktif,” kata dia.

Direktur Utama ID Food, Frans Marganda Tambunan menyebut, Jawa Barat dipilih sebagai lokasi kick off lantaran memiliki jumlah penerima terbanyak dengan persentase 403.285 KRS.

“Kita mulai hari ini dengan melaksanakan penyaluran di Kantor Kecamatan Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat. Lokasi ini dijadikan tempat untuk memulai (kick off) penyaluran bantuan pangan stunting tahun 2024,” ucap Frans.

Selanjutnya, penyaluran CPP akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan di enam provinsi lainnya seperti Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Frans menjelaskan, secara keseluruhan penyaluran dilakukan di tujuh provinsi dengan total penerima 1.446.089 KRS, di mana untuk Sumatera Utara terdapat 136.738 KRS, Jawa Barat 403.285 KRS, Jawa Tengah 345.514 KRS.

Lalu, Jawa Timur 374.197 KRS, Banten 92.654 KRS, Nusa Tenggara Timur 73.068 KRS dan Sulawesi Barat 20.633 KRS.

Tahun ini, ID Food melibatkan anak perusahaan yakni PT Berdikari, PT PPI, PT Rajawali Nusindo sebagai penyedia produk telur dan daging ayam, serta PT BGR Logistik Indonesia (BLI) sebagai transporter, dan juga PT Pos Indonesia (Persero).

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut