Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 18.000 Pelaku Usaha Kecil di Ambon Terima Hibah BPUM 
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Bakal Tambah 3 Juta Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro

Selasa, 04 Mei 2021 - 13:02:00 WIB
 Pemerintah Bakal Tambah 3 Juta Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro
ilustrasi pelaku UMKM
Advertisement . Scroll to see content

MAJALENGKA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) akan menambah sekitar tiga juta penerima bantuan produktif untuk usaha mikro (BPUM). 

Menurut Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya, pemerintah dipastikan melanjutkan pemberian BPUM di tahun ini. Anggaran BPUM yang telah disiapkan pada 2021 sebesar 11,76 triliun, yang akan diperuntukkan bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. 

"Diharapkan akan ada tambahan untuk 3 juta penerima (BPUM, Red) lagi," kata Eddy saat memberikan sambutan pada acara Bazzar Ramadhan dan Penunjukan Duta UMKM di Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/5/2021).

Dengan adanya BPUM, lanjutnya, pemerintah berharap dapat membantu pelaku usaha mikro tetap bertahan di masa pandemi Covid-19 yang belum mereda. 

"Kita tetap harapkan ada pendataan dari Bapak/ Ibu semua (Kepala Dinas dan stakeholder terkait). Meski tahun ini jumlahnya turun menjadi Rp1,2 juta per penerima tapi kami rasa bantuan BPUM bisa jadi tambahan modal produktif dan jadi tambahan untuk pengadaan bahan baku bagi pelaku usaha mikro," ujar Eddy.

Eddy menjelaskan, meski ancaman dan tantangan pemulihan ekonomi nasional (PEN) kian berat, pemerintah tetap komitmen memberikan bantuan bagi pelaku usaha khususnya sektor UMKM untuk tetap bertahan. 

Dia menuturkan, dukungan yang diluncurkan pemerintah pusat akan terus berlanjut. Bantuan itu seperti program restrukturisasi, pemberian subsidi bunga KUR dan non KUR, PPh final ditanggung pemerintah, imbal jasa penjaminan dan penyediaan dana bergulir bagi koperasi yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Satuan Kerja dari KemenkopUKM.

Pada kesempatan itu, Eddy mengapresiasi upaya pemerintah daerah Kabupaten Majalengka yang berperan aktif dalam melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap UMKM sehingga bisa berkontribusi terhadap perekonomian wilayah. Dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Majalengka menjadi salah satu yang positif dibandingkan wilayah lainnya. Hal itu terjadi karena peran sektor UMKM khususnya sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di wilayah ini berkembang cukup baik meski di tengah pandemi.

"Majalengka memperlihatkan resilientnya di tengah pandemi. Di sini sektor pertanian tumbuh bagus. Jadi ini perlu kerjasama kita semua agar tidak hanya soal pemasaran saja yang digarap tapi kita harus sediakan dukungan lain terutama bagi sektor pertanian perkebunan, peternakan karena saya pikir dalam 5 tahun mendatang ini jadi tumpuan ekonomi kita," ujar Eddy.

Untuk bantuan BPUM 2020, Kabupaten Majalengka mendapatkan dana sebesar Rp87 miliar yang diperuntukkan bagi 36.000 pelaku usaha mikro. Tahun ini, 17.000 pelaku suaha mikro telah diajukan ke pemerintah pusat agar mendapatkan BPUM. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut