Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Sebut WFH Sehari dalam Sepekan Bisa Hemat BBM 20%
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Beri Subsidi Jumbo, Dirut Pertamina Klaim BBM Indonesia Termurah di Dunia

Rabu, 06 April 2022 - 20:34:00 WIB
Pemerintah Beri Subsidi Jumbo, Dirut Pertamina Klaim BBM Indonesia Termurah di Dunia
Warga mengantre untuk mengisi kendaraan mereka dengan Pertamax akibat kelangkaan Pertalite. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengklaim harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia termasuk yang termurah di dunia. Pasalnya, pemerintah memberikan subsidi jumbo untuk beragam jenis BBM, padahal harga minyak sedang tinggi-tingginya.

"Solar itu subsidi per liternya Rp7.800 loh. Pertalite disubsidi Rp4.000-Rp 4.500 per liter," ujar Nicke Widyawati, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII, Rabu (6/4/2022).

Dia mengungkapkan, untuk Pertamax yang harganya seharusnya mengikuti harga keekonomian pun ikut disubsidi pemerintah sebesar Rp3.500 per liter. Harga Pertamax memang naik jadi Rp 12.500 per liter, namun tetap disubsidi. 

"Bukan hanya Pertamina yang menaikkan harga BBM. Seluruh perusahaan migas yang beroperasi di Indonesia juga menaikkan harga Pertamax, bahkan lebih tinggi. Perusahaan lain itu Rp16.000, Pertamina naiknya jadi Rp12.500," ungkap Nicke Widyawati.

Dia menjelaskan, ongkos produksi BBM sebagian besar ialah harga minyak mentah, yaitu 92 persen. Oleh karenanya ketika harga minyak mentah naik, harga BBM otomatis terkerek.

"Makanya kalau tahun lalu 60 dolar AS (asumsi harga minyak mentah Indonesia/ICP), di APBN ditentukan 63 dolar AS. Sekarang harga minyak sudah USD 118 dolar, naiknya hampir 2 kali lipat," ujar Nicke Widyawati.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut