Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nvidia Pilih Investasi di Malaysia Dibanding RI, Ini Respons BKPM
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Mulai Bangun Hunian Relokasi untuk Warga Rempang yang Terdampak

Rabu, 31 Januari 2024 - 11:20:00 WIB
Pemerintah Mulai Bangun Hunian Relokasi untuk Warga Rempang yang Terdampak
Pemerintah mulai bangun rumah bagi warga Rempang (Dok. BKPM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mulai membangun hunian bagi warga yang terdampak proyek pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, di Batam. Pembangunan rumah baru bagi warga terdampak ditargetkan rampung selama  2,5 bulan yang dimulai sejak bulan Januari ini. 

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Yuliot menjelaskan, hingga saat ini setidaknya terdapat 334 jiwa yang terdampak dari adanya aktivitas investasi tersebut. 

"Kami juga pastikan dilakukannya pendekatan secara intensif dengan cara sebaik mungkin kepada warga yang mungkin masih resisten terhadap pengembangan proyek Rempang Eco-City ini," ujar Yuliot dalam keterangan resminya, Selasa (30/1/2024).

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM per bulan Desember tahun 2023, upaya sosialisasi dengan cara door-to-door telah dilaksanakan ke 551 warga. 

Tercatat 382 warga melakukan konsultasi ke posko yang telah disediakan yakni Posko Koramil/RSKI, Posko Kantor Camat Galang, Posko Kantor Lurah Rempang Cate, dan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam atau MPP Batam Center. 

Selain itu Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi Kementerian Investasi/BKPM juga secara rutin melakukan peninjauan langsung ke lokasi pergeseran sementara dan lokasi pengembangan proyek Rempang Eco-City.

Salah satu warga Rempang terdampak Dedi Yunhar yang berprofesi sebagai Buruh Tani, menyatakan keyakinannya atas proyek yang dicanangkan pemerintah ini. Menurutnya proyek ini akan menjadi ladang baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi warga Rempang. 

"Kami bersedia dipindah ke hunian sementara atas kemauan kami sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Program pengembangan Rempang Eco-City ini sudah jelas akan menyediakan lowongan kerja baru untuk anak-anak kami ke depannya," kata dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut