Pengusaha Belum Terima SK Pemprov DKI, Pembukaan Bioskop 10 September Batal?

Fadel Prayoga ยท Selasa, 01 September 2020 - 16:48:00 WIB
Pengusaha Belum Terima SK Pemprov DKI, Pembukaan Bioskop 10 September Batal?
GPBSI hingga kini belum menerima surat keputusan (SK) dari Pemprov DKI terkait perizinan pembukaan tempat hiburan tersebut. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) hingga kini belum menerima surat keputusan (SK) dari Pemprov DKI terkait perizinan pembukaan tempat hiburan tersebut. Sebelumnya diketahui, bioskop akan kembali buka pada 10 September jika sudah mendapatkan SK tersebut. 

"Belum (terima SK pembukaan bioskop di Jakarta)," kata Ketua GPBSI Djonny Syafruddin saat dihubungi, Selasa (1/9/2020). 

Dia mengaku tak mengetahui apakah rencana pembukaan layar lebar itu kembali batal atau tidak. Dia meminta masyarakat untuk bersabar terkait proses penggodokan yang sedang dirampungkan oleh pemerintah. "Kita lihat saja nanti," ujarnya. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan dalam waktu dekat bioskop dan cinema di wilayah DKI Jakarta akan segera dibuka. Pembukaan ini merujuk pada studi dan kajian para pakar dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Parekraf.

“Pembicaraan sudah berlangsung dan para pelaku juga sudah dalam posisi bersiap karena selama beberapa waktu ini terutama sejak bulan Juni sesudah DKI memasuki masa transisi,” ujar Anies saat konferensi pers tentang pembukaan bioskop di DKI Jakarta pada masa pandemi Covid-19 di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bahkan, Anies mengatakan, pembicaraan dengan penyedia bioskop pun telah dilakukan untuk persiapan pembukaannya. Namun, keputusan pembukaan bioskop masih harus dilihat kondisi persiapan dari pelaku sektor ini.

“Para pelaku di sektor ini pun sudah berkomunikasi dekat untuk membahas tentang persiapannya. Kami selalu garis bagi pada mereka, bahwa persiapan silakan dilakukan. Tapi keputusan mengenai pembukaan nanti kita melihat kondisi Jakarta. Dan juga kita melihat bagaimana kesiapan di pelaku untuk mengeksekusinya,” kata Anies.


Editor : Ranto Rajagukguk