Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hore! Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Beroperasi Fungsional saat Lebaran 2026
Advertisement . Scroll to see content

Perbaikan Jalan Tol Trans Sumatera Ditargetkan Rampung April 2022

Senin, 24 Januari 2022 - 17:30:00 WIB
Perbaikan Jalan Tol Trans Sumatera Ditargetkan Rampung April 2022
Kementerian PUPR menargetkan seluruh rekonstruksi perbaikan jalan tol Trans Sumatera rampung pada April 2022. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan seluruh rekonstruksi perbaikan jalan tol Trans Sumatera rampung pada April 2022. Adapun perbaikan khususnya di ruas Tol Terbangi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dan Ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danag Parikesit mengatakan, setelah dilakukan peninjauan terdapat tiga jenis persoalan yang akan dilakukan penyeleselaian hingga April 2022 mendatang. Pertama, lubang dan retak, pemenuhan SPM (Standar Pelayanan Minimal) jalan tol, dan melakukan penghijauan pada rest area yang ada di jalan tol.

"Ada beberapa yang di instruksikan oleh pak Menteri PUPR, pertama, struktur jalan yang diperbaiki harus punya teknologi terbaik. Kedua, evaluasi yang berkelanjutan untuk rekonstruksi dengan merujuk pada evaluasi oleh para ahli, dan persetujuan mengenai rekonstruksi hanya bisa dilakukan setelah persetujuan dari PUPR," ujar Danang dalam konferensi pers di Kantor Kementerian PUPR, Senin (24/1/2022).

Di samping itu, Danang menambahkan arahan lain dari Menteri PUPR terkait proses rekonstruksi yang dilakukan harus selesai tepat waktu, sehingga seluruh ruas dari Terbangi Besar-Kayu Agung, Kayu Agung-Palembang akan tuntas dan memenuhi SPM 100 persen.

"Pelaksanaan detailnya kami sudah rekapitulasi lokasi-lokasinya, jenis kerusakan dan perbaikan, jenis temuan SPMnya, dan juga teknis pelaksanaannya," kata dia.

Secara singkat beberapa jenis yang ditemukan dan diidentifikasi kerusakan yaitu plastic flow, di mana jenis kerusakan yang terjadi akibat kualitas pelaksanaan yang tidak baik. Kemudian, masalah yang disebabkan karena terjadinya eksesif aspal karena aspal yang terlalu banyak sehingga melebar ke jalur yang lain.

Danang menyebut, ada juga masalah aligator tracks atau retak buaya, yang disebabkan oleh lalu lintas tinggi. "Karena kita tahu di tol Sumatera, itu 60-70 persen adalah kendaraan yang over dimensi dan over load (ODOL)," kata dia.

Meski dilakukan perbaikan, Danang mengatakan tidak ada penutupan jalan pada ruas tol yang akan dilakukan rekonstruksi. Namun, akan ditutup pada sebagian ruas jalan, atau dilakukan sistem contra flow.

"Jadi selama Januari hingga April akan terjadi rekonstruksi yang cukup besar, kami memohon kepada pengguna jalan untuk bisa lebih berhati-hati pada saat terjadi perbaikan secara menyeluruh di ruas tol tersebut," ucapnya.

Setelah selesainya kegiatan rekonstruksi Kementerian PUPR akan mengecek kembali untuk melihat apakah SPM sudah dapat terpenuhi atau belum. Setelah itu barulah akan dilakukan penyesuaian tarif.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut