Percepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kementerian PUPR Lelang 191 Paket Proyek di Jawa Timur
SURABAYA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan tender dini dengan melelang 191 paket proyek di wilayah Jawa Timur (Jatim) untuk Tahun Anggaran (TA) 2022. Tender dini tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Lelang 191 paket proyek itu, ditetapkan dalam rapat Koordinasi Kementerian PUPR terkait pelaksanaan tender/seleksi dini Provinsi Jatim. Rapat tersebut, berlansung di Surabaya, Jatim, Senin (18/10/2021).
"Dari data teridentifikasi per 14 Oktober 2021, 191 paket untuk kegiatan di Provinsi Jawa Timur TA 2021 tersebut senilai Rp2,37 triliun," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Dewi Chomistriana, dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (19/10/2021).
Dewi Chomistriana mengatakan, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi telah melakukan reformasi organisasi dengan membentuk Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) yakni Direktorat Pengadaan Jasa Konstruksi. Selain itu juga dilakukan reformasi pada Unit Pelaksana Teknis Pengadaan Barang/Jasa (UPTPBJ), yakni 34 Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi.
Menurutnya dalam waktu dekat diharapkan masing-masing unit organisasi dapat segera menyampaikan usulan paket-paket yang akan dimasukkan pada tender/seleksi dini dilengkapi dengan berbagai dokumen persyaratan dalam proses tender/seleksi.
Sebagai bentuk komitmen Kementerian PUPR dalam pencegahan pelanggaran dalam proses pengadaan barang/jasa serta penguatan integritas SDM Kepala Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur melakukan penandatanganan Pakta Komitmen anti penyuapan bersama mitra kerja yaitu seluruh balai-balai teknis Kementerian PUPR di Wilayah Jawa Timur.
“Saya juga ingatkan kembali arahan Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dimana seluruh pegawai Kementerian PUPR harus dapat melaksanakan prinsip 4 Big Nos yakni No Bribery (suap), No Kick Back (imbalan), No Gift (hadiah), No Luxurious Lifestyle (tetap sederhana)," tutur Dewi Chomistriana.
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, lelang dini dapat meningkatkan kualitas pembelanjaan anggaran pembangunan infrastruktur, karena pekerjaan dapat dimulai lebih awal.
Menurut Menteri Basuki, belanja pembangunan infrastruktur masih menjadi tumpuan dalam membantu perbaikan pertumbuhan ekonomi nasional disamping investasi dan kegiatan ekspor yang masih rendah akibat Pandemi COVID-19.
Pada kesempatan itu, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya bersama PT Semen Indonesia (Tbk) melakukan pembekalan dan uji sertifikasi tukang bangunan umum.
Program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bertujuan untuk menciptakan SDM konstruksi yang kompeten, dan diharapkan merata hingga ke desa-desa di seluruh Indonesia.
Editor: Jeanny Aipassa