Perkuat Bisnis Properti, MNC Land Siapkan Modal Rp13 Triliun

Ihya Ulumuddin, Lukman Hakim ยท Sabtu, 05 Mei 2018 - 23:36 WIB
Perkuat Bisnis Properti, MNC Land Siapkan Modal Rp13 Triliun

Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan istri Liliana Tanoesoedibjo didampingi Gubernur Jatim Soekarwo dan istri Nina Soekarwo dalam Grand Opening One East Penthouse & Residences Collection di Surabaya, Sabtu (5/5/2018). (Foto: Koran Sindo/Ali Masd

SURABAYA, iNews.id - Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, MNC Land (MNC Group) memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan bisnis properti. Saat ini, MNC Land menyiapkan modal sebesar Rp13 triliun.

MNC Land saat ini masih mengembangkan sejumlah proyek di antaranya, pembangunan kawasan Lido, Sukabumi, dan di kawasan Uluwatu, Bali, yaitu Bali Nirwana Resort. Dua proyek tersebut menjadi proyek prioritas tahun 2018. Total investasi yang disiapkan sebesar Rp2,5 triliun.

Dari dana investasi itu, untuk kawasan Lido sebesar Rp1,3 triliun dan kawasan Bali Nirwana sebesar Rp100 miliar. Belanja modal tersebut juga dianggarkan untuk pembangunan Park Hyatt Hotel dan mix used building di Surabaya sebesar Rp1,1 triliun.

“Salah satu proyek apartemen kami di Surabaya adalah One East. Ini menjadi kebanggaan kami,” ujar HT saat memberi sambutan dalam acara Grand Opening One East Penthouse and Residence, Jalan Kertajaya Indah 79 Surabaya, Sabtu (5/5/2018).

HT mengungkapkan, sebenarnya properti merupakan salah satu lini bisnis utama MNC Group. Segmen ini sudah digarap sejak tahun 2000 silam. Lalu pada 2007, semakin diperkuat lagi. Saat itu, perusahaan yang mengelola bisnis properti ini tidak menggunakan nama MNC. Baru kemudian, ketika nama MNC melalui media televisi semakin dikenal masyarakat, semua perusahaan di bawah MNC Group menggunakan nama MNC, termasuk bisnis properti.

“Melalui penguatan bisnis properti ini, kami ingin berkontribusi pada perekonomian di Jawa Timur (Jatim), terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, prospek bisnis properti baik di Jatim maupun di Surabaya sangat potensial. Ini karena properti, khususnya hunian, menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Di sisi lain, pendapatan per kapita warga Jatim per tahun juga mengalami kenaikan. Jika tahun ini sebesar USD4.200 per tahun, tahun depan diperkirakan naik menjadi USD4.400. “Jatim merupakan tempat yang baik untuk berinvestasi (properti). Masyarakatnya juga menerima bisnis dengan baik. Masyarakat Jatim juga ramah,” katanya.

Orang nomor satu di Jatim ini juga menyatakan, apartemen One East menjadi salah satu solusi bagi warga perkotaan yang belum memiliki kemampuan membeli rumah. Dia berharap MNC Land tidak hanya mengembangkan bisnis properti di Surabaya saja, tapi juga daerah lain di Jatim seperti Madiun, Jombang, Kediri dan Malang. Daerah-daerah tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi cukup bagus.

Di sisi lain, data Real Estat Indonesia (REI) menunjukkan, di Jatim saat ini masih ada backlog atau defisit kebutuhan rumah sekitar 670.000 rumah. “Kami tawarkan pada Bapak Hary Tanoe untuk memperluas bisnis di Jatim,” pintanya.

One East Penthouse and Residences menghadirkan beragam kemewahan dan kenyamanan melalui layanan kelas premium. Mulai dari restaurant and cafe, rooftop sky infinity pool and sky lounge berkonsep resort, private cinema, multi-function hall, modern gym, kids playground, hingga pelayanan berkelas white-gloves services.

Bangunan high rise building ini memiliki lokasi sangat strategis yang dapat ditempuh melalui akses middle-east ring road (MERR) atau tepatnya di Jalan Raya Kertajaya Indah nomor 79. Berbagai fasilitas umum juga ada di sini, mulai dari perguruan tinggi (PT) swasta ternama, rumah sakit internasional, pusat perbelanjaan, dan pusat bisnis.

One East Penthouse and Residences Collection dibangun di atas lahan seluas 5.042 meter per segi. Saat ini dikembangkan menjadi 76.416 meter per segi, terdiri atas 33 lantai apartemen yang terbagi menjadi 282 unit strata-title, 144 unit hotel and residence, dua lantai premium retail one avenue, serta tiga lantai basement. Strata-title terbagi menjadi beberapa pilihan unit, di antaranya satu bedroom, dua bedroom, tiga bedroom (junior suite-room), dan penthouse dengan harga mulai dari Rp2,2 miliar.

Editor : Maria Christina