Perusahaan Konstruksi Malaysia Dikabarkan Incar Saham Bandara Kertajati

Antara ยท Selasa, 06 Agustus 2019 - 21:38 WIB
Perusahaan Konstruksi Malaysia Dikabarkan Incar Saham Bandara Kertajati

Bandara Kertajati. (Foto: Humas BIJB)

BANDUNG, iNews.id - Bandara Kertajati dilirik investor asing. Perusahaan konstruksi asal Negeri Jiran, Muhibbah Engineering (M) Bhd tertarik membeli saham bandara yang berlokasi di Majalengka itu.

Ketertarikan itu disampaikan Managing Director Muhibbah, Mac Ngan Boon saat bertemu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Kamis (1/8/2019) lalu. Perusahaan itu tertarik menguasai 11,6 persen saham Bandara Kertajati.

"Perusahaan asal Malaysia ingin menindaklanjuti paparan ekonomi yang sebelumnya telah disampaikan Pak Gubernur untuk berinvestasi di Bandara Kertajati yang saat ini dikelola BUMD PT BIJB," kata Kabiro Sarana Ekonomi, Investasi, dan BUMD Jabar, Noneng Komara Nengsih, Selasa (6/8/2019).

Saat ini, Pemprov Jabar lewat PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 97 persen. Sementara 3 persen sisanya dipegang oleh BUMD lainnya yakni PT Jasa Sarana dan Koperasi Konsumen Praja Sejahtera (KPPS) Jabar.

Direktur BIJB, Muhamad Singgih menambahkan, Pemprov Jabar telah sepakat dengan rencana pemenuhan modal BIJB sebesar 36,6 persen. Porsi saham ini akan diakusisi oleh dua investor masing-masing PT Angkasa Pura II (Persero) 25 persen dan Muhibbah 11,6 persen.

"Saat ini, BIJB sedang dalam proses penjualan saham 11,6 persen kepada Muhibbah sedangkan 25 persen kepada AP II. Untuk Muhibbah, proses saat ini sedang melakukan valuasi angka penawaran saham BIJB untuk kemudian bisa segera difinalkan," ucap dia.

Belum ada angka pasti soal nilai 11,6 persen saham BIJB. Namun, Singgih memprediksi ada di kisaran Rp291 miliar.

Editor : Rahmat Fiansyah