Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 
Advertisement . Scroll to see content

Produsen Snack Taro Lolos dari Jerat Pailit, BEI Tunggu Rencana Bisnis TPS Food

Selasa, 11 Juni 2019 - 14:25:00 WIB
Produsen Snack Taro Lolos dari Jerat Pailit, BEI Tunggu Rencana Bisnis TPS Food
TPS Food. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua anak usaha PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPS Food) PT Putra Taro Paloma (PTP) dan PT Balaraja Bisco Paloma (BBP) lolos dari jeratan pailit. Bursa Efek Indonesia (BEI) menanti langkah bisnis selanjutnya dari induk usaha produsen snack taro itu.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, nasib TPS Food ke depan ditentukan dari dua anak usahanya tersebut. Hal ini karena divisi beras yang selama ini menjadi andalan telah dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Niaga Semarang.

"Nah sekarang ada yang food-nya sendiri, justru sebetulnya arahnya kita liat yang ini nih. Bagaimana dia mengembangkan, ada snack-nya terus ada yang lainnya ke depan ini dikembangkan seperti apa," ujar Nyoman di Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Menurutnya, rencana bisnis TPS Food pascaputusan pengadilan krusial bagi investor. BEI selaku regulator, kata dia, akan terus memantau perkembangan emiten dengan kode AISA itu.

"Bagaimana nanti setelah selesai proses secara legal, semua subsidiary, anak-anak usahanya itu bisa dikonsolidasi sehingga nanti diharapkan kegiatan operasinya itu bisa lebih optimal," ucapnya.

Untuk diketahui, TPS Food telah menyelesaikan seluruh proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) setelah seluruh kreditur memberikan kesempatan untuk melunasi kewajiban utangnya.

Kedua anak usaha TPS Food itu terlilit utang hampir Rp500 miliar. Permohonan PKPU diajukan oleh Bank UOB Indonesia selaku kreditur separatis yang memiliki tagihan hampir Rp200 miliar.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut