Profil Sefas Group, Perusahaan yang Beli Seluruh SPBU Shell di Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Profil Sefas Group akan diulas dalam artikel ini, Nama Sefas Group menjadi sorotan usai perusahaan tersebut terlibat dalam pembelian seluruh jaringan SPBU Shell di Indonesia.
PT Shell Indonesia telah menjual seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia kepada perusahaan patungan Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.
“Pengalihan kepemilikan bisnis ini tidak mencakup bisnis pelumas Shell yang berkembang di Indonesia,” bunyi keterangan yang dikutip dari laman resmi Shell Indonesia, Jumat (23/5/2025).
Manajemen Shell Indonesia memastikan kegiatan operasional bisnis SPBU Shell tetap berlangsung seperti biasa. Adapun, proses pengalihan kepemilikan diharapkan rampung tahun depan.
Setelah pengalihan kepemilikan selesai, merek Shell akan tetap berada di Indonesia melalui perjanjian lisensi merek. Sementara itu, produk BBM akan dipasok melalui Shell.
Mengutip laman resminya, Sefas Group didirikan pada tahun 1997. Awalnya perusahaan berdiri dengan PT Sefas Pelindotama, yang merupakan distributor resmi pelumas Shell Indonesia.
Sefas Pelindotama berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan juga memiliki gudang dan kantor cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan di antaranya Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Berau, Tarakan, serta gudang pendukung di Surabaya.
Selain itu, entitas usaha Sefas Group di antaranya Sefias Keliantama, Tribina Panutan, dan Blue Coolant Indonesia, Cahaya Samoedera Bersaudara, Energi Hinau Samoedera, Sinergi Semesta Pratama, dan Pancaputra Mitratama Mandiri.
Sefas Group dipimpin oleh Ricky Roesli sebagai Direktur Utama. Sementara itu, Kezia Roesli, Hartono, Yulia Trifena, dan Haris Wijono menjabat sebagai Direktur. Adapun, Herman Soegeng duduk sebagai Komisaris.
Adapun, akuisisi jaringan SPBU Shell di Indonesia dilakukan Sefas Group bersama Citadel Pacific Limited, perusahaan induk swasta asal Filipina milik keluarga Delgado.
Perusahaan tersebut memiliki aktivitas di berbagai wilayah seperti Filipina, Hong Kong, Makau, Guam, dan Republik Palau. Citadel bepngelaman mengelola merek Shell di sejumlah negara, dan pernah mengakuisisi LPG Shell di Filipina.
Editor: Aditya Pratama