JAKARTA, iNews.id - Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2A terus dikerjakan PT MRT Jakarta (Perseroda) dan kontraktor yang terlibat di dalamnya. Per Januari 2024 pembangunan MRT Fase 2A mencapai 31 persen.
Menurut Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat panjang jalur MRT Fase 2 mencapai 6 kilometer (Km). Panjang tersebut dihitung dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) sampai ke Kota Tua, Jakarta.
Rupiah Bertahan di Rp16.710, BI Catat Aliran Modal Asing Mulai Membaik
Secara keseluruhan progres konstruksi proyek strategi nasional (PSN) di sektor transportasi ini berada di angka 31 persen.
“Untuk Fase 2A sampai dengan posisi saat ini, terutama Januari lah, itu 6 Km (jalur) dari Bundaran HI sampai Kota secara overall itu 31 persen, secara overall,” ujar Tuhiyat saat konferensi pers, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024).
Penampakan Terowongan Bawah Tanah MRT Jakarta Fase 2A
Bila dirinci, segmen Bundaran HI sampai Harmoni pembangunannya sudah 69 persen, lalu Harmoni ke Mangga Besar kurang lebih 25 persen, Mangga Besar sampai Kota 45 persen.
“Namun, kalau kita breakdown per segmen, itu segmen SP021 dari Bundaran HI sampai dengan Harmoni itu sekitar 69 persen, lalu Harmoni sampai Mangga Besar kurang lebih 25 persen, dan dari Mangga Besar sampai Kota kurang lebih 45 persen, itu secara segmen,” ucapnya.
Progres Pembangunan MRT HI-Kota 67,26 Persen, Target Rampung 2029
Fase 2A MRT Jakarta terdiri atas dua tahap, pertama fase 2A yang meliputi jalur utama sepanjang sekitar 6 kilometer dengan enam stasiun bawah tanah, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok. Dan satu stasiun at grade di Kota Tua.
Kedua, fase 2B yang terdiri atas Stasiun Kota, Mangga Dua, Gunung Sahari, dan Ancol hingga Depo di Ancol Barat sekitar 5,2 kilometer. Fase 2B ini masih dalam tahap studi kelayakan atau feasibility study.
Editor: Puti Aini Yasmin
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku