Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pejabat Pajak Tersangka KPK Dapat Bantuan Hukum, Purbaya: Kan Masih Pegawai
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Pimpin Rapat KSSK, Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan RI Terjaga di Kuartal III 2025

Senin, 03 November 2025 - 17:59:00 WIB
Purbaya Pimpin Rapat KSSK, Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan RI Terjaga di Kuartal III 2025
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memimpin rapat KSSK dan memastikan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan RI tetap terjaga di Kuartal III 2025. (Foto: iNews.id/Anggie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memimpin rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Hasilnya, ia memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal III 2025 tetap terjaga dalam mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi.

Purbaya menegaskan bahwa stabilitas tersebut terjaga meskipun ada risiko global yang masih cukup tinggi.

“Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan menilai penguatan kewaspadaan terhadap berbagai risiko tetap akan terus dilakukan dan disertai respon kebijakan yang efektif,” ujar Purbaya dalam paparan hasil Rapat KSSK, Senin (3/11/2025).

Purbaya menjelaskan KSSK telah menyelenggarakan rapat berkala KSSK keempat tahun 2025 pada Jumat, 31 Oktober 2025. 

Rapat tersebut, kata Purbaya, menyepakati untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan antarlembaga anggota KSSK, maupun dengan kementerian atau lembaga lain dalam upaya memastikan agar KSSK senantiasa terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan dunia masih menghadapi tantangan akibat dampak tarif impor AS yang menyebabkan ketidakpastian tetap tinggi, namun ekspektasi perbaikan ekonomi ke depan mulai menguat,” kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan di Amerika Serikat, aktivitas ekonomi yang masih lemah berdampak pada berlanjutnya pelemahan pasar tenaga kerja sehingga The Fed memangkas sebesar 25 basis poin pada Oktober 2025 menjadi kisaran 3,75 hingga 4 persen.

Sementara itu, perekonomian Eropa, Jepang, Tiongkok, dan India juga belum dipengaruhi antara lain oleh masih lemahnya konsumsi rumah tangga meskipun berbagai stimulus telah diberikan.

Selain itu, IMF mengoreksi ke atas pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 ke 3,2 persen dalam laporan 2025. Outlook Juli 2025 sebelumnya di 3 persen, meskipun masih lebih rendah dibandingkan tahun 2024 di level 3,3 persen.

“Didorong kondisi keuangan yang lebih longgar, kesepakatan negara AS dengan negara-negara utama, ekspansi fiskal di sejumlah negara utama penurunan inflasi. Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dan diperkirakan mencapai target pemerintah tahun 2025,” kata Purbaya.

Adapun selain Purbaya yang perdana hadir sebagai Menkeu, hadir dalam konferensi pers kali ini Gubernur BI Perry Warjiyo, Ketua DK OJK Mahendra Siregar dan Kepala LPS Anggito Abimanyu beserta jajaran.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut