Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Pesta Tahun Baru Dilempar Granat, Puluhan Orang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Putra Anggota DPR Berusia 28 Tahun Akan Bangun PLTS Terbesar di ASEAN

Selasa, 16 November 2021 - 17:08:00 WIB
Putra Anggota DPR Berusia 28 Tahun Akan Bangun PLTS Terbesar di ASEAN
Putra anggota DPR berusia 28 tahun akan bangun PLTS terbesar di ASEAN. Foto: Reuters/ilustrasi
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Putra anggota DPR terkemuka di Filipina berusia 28 tahun berencana membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terbesar di Asia Tenggara (ASEAN). Pemuda bernama Leandro Leviste ini akan menggunakan dana dari penawaran umum saham perdana (IPO) perusahaannya pada bulan depan. 

Leviste akan menjual saham Solar Philippines Nueva Ecija Corp, unit dari Solar Philippines Power Project Holdings Inc. Adapun dana dari IPO tersebut ditargetkan sebesar 54 juta dolar AS atau sekitar Rp773 miliar. 

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fase pertama pembangkit listrik berkapasitas 500 megawatt (MW) di sebuah provinsi yang berlokasi sekitar 130 kilometer (km) utara Manila. Jika rampung, PLTS itu akan meningkatkan kapasitas tenaga surya di negara tersebut hampir 50 persen dan mampu memberi daya listrik kepada sekitar 800.000 rumah tangga. 

"Tenaga surya tidak lagi menjadi bagian marjinal dari bauran energi tetapi akan menjadi mayoritas dari kapasitas baru,” kata Leviste yang merupakan founder, President, dan CEO Solar Philippines, dikutip dari SCMP, Selasa (16/11/2021). 

Adapun periode penawaran untuk unit ini dilakukan pada 1 hingga 7 Desember, dengan perdagangan saham dimulai pada 17 Desember 2021 di Bursa Efek Filipina.

Sekadar informasi, ibu Leviste adalah Loren Legarda, Wakil Ketua DPR Filipina. Sedangkan ayahnya adalah gubernur provinsi Batangas di luar Manila. Leviste mendirikan Solar Philippines pada 2013 setelah menjual sahamnya di Tesla Motors Inc. dan SolarCity Corp., yang dia beli saat kuliah di Universitas Yale. 

Strategi Solar Philippines adalah bermitra dengan perusahaan listrik besar dan menyewakan lahan untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya. Perusahaan telah menyiapkan opsi sekitar 10.000 hektare yang bisa menampung sekitar 10 gigawatt (GW) kapasitas pembangkit tenaga surya.

"Filipina adalah tempat yang menarik untuk transisi energi terbarukan karena tingginya harga sumber pembangkit konvensional. Tenaga surya bisa menjadi arus utama di sini lebih cepat daripada di negara-negara dengan harga listrik yang lebih rendah," tutur Leviste.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut