Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Jet Pribadi Bawa Wakil Menteri Kepala India Jatuh
Advertisement . Scroll to see content

Putus Kuliah dan Jadi Penyortir Berlian, Pria Ini Jadi Miliarder Berharta Rp1.068 Triliun

Minggu, 02 Januari 2022 - 06:37:00 WIB
Putus Kuliah dan Jadi Penyortir Berlian, Pria Ini Jadi Miliarder Berharta Rp1.068 Triliun
Putus kuliah dan jadi penyortir berlian, Gautam Adani kini jadi miliarder berharta Rp1.068 triliun
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Gautam Adani adalah pengusaha dan miliarder India yang merupakan konglomerat multinasional pemilik Adani Group. Dia merupakan orang terkaya kedua di India setelah Mukesh Ambani dengan kekayaan tercatat sebesar 75,3 miliar dolar AS atau Rp1.068,1 triliun, menurut Bloomberg

Mengutip Sugermint, Gautam lahir dalam keluarga Gujarati-Jain pada 24 Juni 1962 di Ahmedabad, Gujarat. Nama ayahnya Shantilal Adani dan ibunya Shanti Adani. 

Ayahnya adalah seorang pedagang tekstil. Gautam memiliki 7 saudara kandung dan orang tuanya bermigrasi dari kota kecil Tharad di bagian utara Gujarat dengan harapan bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik bagi keluarga mereka. 

Gautam menyelesaikan SMA di Sheth Chimanlal Nagindas Vidyalaya di Ahmedabad. Kemudian Dia mendaftar kuliah di Universitas Gujarat, namun dia meyadari bidang akademisi tidak cocok dengannya. Dia pun mengejutkan banyak orang karena memilih putus kuliah setelah tahun kedua kuliahnya. 

Pada 1978, sebagai seorang remaja, Gautam pindah ke Mumbai, kota impiannya dengan hanya membawa 100 rupee. Dia bekerja sebagai penyortir berlian untuk Mahendra Brothers selama 2-3 tahun. Pada saat yang sama, Adani mendirikan perusahaan pialang berliannya sendiri di Zaveri Bazaar, pasar perhiasan Mumbai yang tak tertandingi.

pada 1981, Mansukhbhai Adani, kakak laki-laki Gautam membeli unit bisnis plastik di Ahmedabad dan mengajaknya untuk mengelola bisnis tersebut. Gautam Adani memulai bisnis impor polimer primer untuk industri kecil pada 1985.

Pada 1988, Gautam mendirikan Adani Exports Limited, perusahaan induk dari Grup Adani. Saat ini, perusahaan itu dikenal sebagai Adani Enterprises Limited, di mana awalnya bergerak di bidang listrik dan komoditas pertanian.

Adani Enterprises Limited mendiversifikasi bisnisnya ke bidang logistik, sumber daya, energi, kedirgantaraan, pertanian, pertahanan, dan lainnya. Sedangkan Adani Exports Limited terlibat dalam pengembangan dan operasi pelabuhan di India.

Pada 1991, Adani mulai mengembangkan usahanya ke bidang perdagangan produk agro, tekstil, dan logam. Pada 1993, Adani mendapat kontrak dari Pemerintah Gujarat untuk outsourcing manajerial Pelabuhan Mundra.

Pada 1995, Adani memulai dermaga pertamanya yang dioperasikan oleh Pelabuhan Mundra dan Kawasan Ekonomi Khusus. Pelabuhan Mundra memiliki kapasitas lebih dari 200 juta ton kargo per tahun dan merupakan pelabuhan sektor swasta terbesar di India.

Pada 1996, Adani Power Limited didirikan oleh Adani. Ini adalah lengan bisnis kekuatan Grup Adani. Adani Power memiliki pembangkit listrik termal 4.620 MW. Adani Power Limited adalah produsen listrik termal swasta terbesar di India.

Adani memasuki bisnis pembangkit listrik pada 2006. Pada 2009 hingga 2012, dia mengakuisisi Abbot Point Port di Australia dan Carmichael Coal di Queensland.

Menurut Forbes, Gautam Adani memiliki 75 persen saham di Adani Transmission, 75 persen saham di Adani Enterprises, 66 persen saham di Adani Ports & SEZ Limited, 73 persen saham Adani Power.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut