Realisasi KUR Capai Rp126,63 Triliun, Airlangga: Berkat Dukungan Pemprov, Lembaga dan Pelaku Usaha
JAKARTA, iNews.id - Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) per 31 Juli 2023 mencapai Rp126,63 triliun. Angka tersebut diberikan kepada 2,3 juta debitur dengan NPL tetap terjaga di level 1,63 persen.
Angka ini menunjukkan tren yang positif dan penyaluran ini memperlihatkan bahwa pola telah kembali normal sebelum pandemi Covid-19 dan setelah pencabutan PPKM, Pemerintah pun memutuskan menyesuaikan target plafon KUR menjadi sebesar Rp297 triliun.
Diharapkan melalui penyesuaian target tersebut, penyaluran KUR menjadi lebih berkualitas tanpa membatasi akses pembiayaan bagi UMKM yang belum mendapatkan akses pembiayaan formal. Untuk itu juga, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan penganugerahan KUR Award kategori Provinsi yang berlangsung di Posbloc, Jakarta Pusat, Rabu (9/08).
“Pemerintah Provinsi telah meningkatkan dan berperan aktif sebagai kunci dalam meningkatkan akses KUR kepada masyarakatnya. Dengan dukungan penuh dari Pemprov, lembaga keuangan, dan para pelaku usaha, kita berhasil meningkatkan kualitas penyaluran KUR yang efektif, efisien dan tepat sasaran,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Adapun penghargaan KUR tahun 2022 untuk kategori Pemerintah Provinsi dengan Strategi Terbaik dalam Pencapaian Penyaluran KUR diraih oleh (1) Provinsi Jawa Tengah; (2) Provinsi Jawa Timur; dan (3) Provinsi Lampung. Kemudian, penghargaan KUR kategori Provinsi dengan Inovasi Terbaik dalam Peningkatan Penyaluran KUR diraih oleh (1) Provinsi Jawa Barat; (2) Provinsi Sumatera Selatan; dan (3) Provinsi Bali.
Hasil ini merupakan penilaian atas pemenuhan tugas-tugas terkait program KUR dan upaya pendukung kebijakan KUR kepada debitur KUR terdampak pandemi Covid-19 di masing-masing wilayah Pemerintah Provinsi.
Penetapan pemenang Penghargaan KUR Tahun 2022 dilakukan melalui penilaian aspek kualitatif, berdasarkan dokumen, presentasi, dan wawancara. Pengumuman Pemenang Penghargaan KUR tahun 2022 didasarkan pada hasil penilaian dewan juri yang terdiri atas Kementerian/Lembaga anggota Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Akademisi.
Terdapat 8 Kategori yang diperebutkan oleh Peserta yang terdiri dari 10 Pemerintah Provinsi, 34 Pemda Kabupaten/Kota, 28 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), 23 Penyalur KUR, dan 9 Perusahaan Penjamin KUR. Penganugerahan KUR Award ini diharapkan meningkatkan peran aktif pemimpin daerah untuk mengolaborasikan berbagai program pemberdayaan UMKM melalui perluasan akses pembiayaan.
“Saya juga mengapresiasi hari ini ada (penandatanganan) Perjanjian Kerja Sama dengan Warteg Kharisma Bahari yang anggotanya seribu. Anggotanya sewu, Bapak, Ibu. Warung tegal dikenal sebagai salah satu penopang kebutuhan masyarakat Jabodetabek. Kepada Asosiasi Warteg Kharisma Bahari, saya berharap bahwa limit ini dapat dimanfaatkan untuk usaha, semoga penjualan terus meningkat,” kata Airlangga.
Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Keuangan, Menteri Koperasi dan UKM, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Jawa Barat, para pejabat dari Perusahaan Penyalur KUR dan Penjamin KUR, serta para pejabat dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Koperasi dan UKM.
Editor: Puti Aini Yasmin