Respons KAI usai Terduga Teroris Bawa Bom Lolos Masuk KA Gajayana di Solo Balapan
JAKARTA, iNews.id - KAI membenarkan adanya penangkapan satu orang penumpang terduga teroris dalam KA Gajayana di Stasiun Solo Balapan. Diketahui, orang tersebut lolos membawa bom masuk dalam rangkaian kereta.
Merespons hal tersebut, Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan pihaknya akan lebih meningkatkan sistem keamanan penumpang sebelum memasuki rangkaian kereta.
"KAI terus berupaya meningkatkan sistem keamanan diantaranya melalui penyediaan fasilitas CCTV baik di stasiun maupun di kereta. Selain itu, petugas keamanan KAI juga akan selalu proaktif menjaga keamanan," ujar Anne Purba dalam keterangan resmi, Kamis (1/8/1024).
Anne Purba mengatakan, KAI tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan hukum. KAI juga akan terus bertindak kooperatif dengan pihak yang berwenang apabila terdapat dugaan tindak kriminal di lingkungan kereta api.
Tak cuma itu, kata Anne, KAI juga mengingatkan agar penumpang tidak membawa barang bawaan yang dilarang seperti binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak, benda yang berbau busuk/amis atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya, barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan, dan barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.
"KAI akan terus berkomitmen meningkatkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api dengan pengamanan yang berlapis seperti patroli oleh petugas keamanan yang dilakukan rutin dan pemasangan kamera CCTV di berbagai titik," kata Anne.
Editor: Puti Aini Yasmin