CIREBON, iNews.id - Pandemi Covid-19 membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) terkena dampaknya. Demi membantu para pelaku usaha pariwisata dan ekraf, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menggunakan dana hibah pariwisata.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno mengatakan, para pelaku usaha ekonomi kreatif harus berinovasi dalam menghadapi tantangan di tengah pandemi.
Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi, Purbaya: Sekarang Tak Ada Niat Revisi Defisit APBN 3 Persen
“Covid-19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan bukan hanya di bidang jual online tetapi juga membuat konten kreatif untuk memasarkan produk-produk kita," kata Sandiaga, Senin (31/5/2021)
Dia memastikan kementeriannya akan hadir dengan kebijakan yang berkeadilan untuk menyentuh masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan program-program tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu untuk sektor pariwisata dan pelaku usaha ekonomi kreatif. Sandiaga meyakini dengan 3G para pelaku usaha ekonomi kreatif di wilayah Cirebon akan segera bangkit.
Sandiaga Uno Harap Apresiasi Kreasi Indonesia Kerek Pendapatan Pelaku Industri Kreatif
"Kita harus terus melakukan inovasi kolaborasi adaptasi dan kolaborasi kita juga harus lakukan tiga G, yaitu (gercep) gerak cepat, (geber) gerak bersama dan (gaspol) garap semua potensi," katanya.
Sandiaga mengatakan, para pelaku usaha ekonomi kreatif membutuhkan pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan.
Sandiaga Uno Sebut Dana Hibah Pariwisata ke Taman Rekreasi Bisa Selamatkan Satwa
"Para pelaku ekonomi kreatif memiliki suatu kebutuhan yang sama yaitu untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dan juga akses permodalan ini yang akan kita bantu dengan program-program kemanprekraf untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya," tuturnya.
Lebih lanjut Sandiaga meminta pemerintah daerah setempat untuk membantu memetakan para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 untuk segera didata. Dengan begitu, bantuan akan tepat sasaran.
Sandiaga Uno Keliling Kampung, Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021
“Kami melakukannya melalaui dana hibah pariwisata. Ini kita sedang petakan, kita butuh dukungan dari Pemrov dan Pemkab, dan Pemko untuk memberikan data-data terkini agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa diberikan sentuhan dana hibah," ujarnya.
Sementara salah satu pelaku usaha ekonomi kreatif, Qimano Milk Puding, Novi mengaku bersyukur dapat mempromosikan produk jualanya. Apalagi kedatangan Menteri Sandiaga menambah motivasi untuk terus bertahan.
"Alhamdulillah seneng bisa didatengi Pak Menteri, bisa ngobrol sama Pak Menteri. Ngobrol tentang mulai dari produksi bagaimana pemasaranya. Harapanya bisa berkembang lebih jauh dan saya datang ke acara ini sebagai media promosi juga," ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati