Sandiaga Uno Sebut Pandemi Covid-19 Akan Menyeleksi Pengusaha
JAKARTA, iNews.id - Pengusaha nasional, Sandiaga Uno mengatakan, banyak pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka banyak yang menerapkan survival mode (posisi bertahan) di tengah ketidakpastian.
Sandiaga mengatakan, pelaku usaha yang menerapkan survival mode sangat berisiko jatuh karena krisis Covid-19 belum jelas kapan berakhir. Kondisi bisnis dinilainya belum tentu akan membaik di era new normal.
“Pebisnis harus re-invent pengetahuan bisnis mereka untuk memunculkan model bisnis yang baru,” ujarnya, Sabtu (25/7/2020).
Menurut Sandiaga, berbisnis layaknya bermain basket. Bila ada yang menghambat di sisi kanan, pemain harus bergerak ke kiri.
Pengusaha, kata dia, mau tidak mau harus berubah. Di era pandemi, pengusaha harus mendorong digitalisasi bukan hanya pada aspek pemasaran, melainkan seluruh proses bisnis termasuk produksi dan penyetokan barang.
Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, pelaku usaha juga harus berani mengambil risiko dengan mendiversifikasi bisnisnya.
"Zaman sekarang data dan tren bisnis bisa kita dapatkan dengan mudah. Kita tinggal mengamati, meniru, dan memodifikasi tren yang ada sehingga kita memiliki model bisnis baru,” ucapnya.
Sandiaga mengatakan, pengusaha harus pintar dalam membaca tren bisnis di tengah pandemi. Dia menyebut, ada beberapa sektor usaha yang tinggi permintaan saat ini seperti kesehatan, kursus online, hingga energi bersih.
Editor: Rahmat Fiansyah