Sandiaga Uno: Sektor Pariwisata Ciptakan Lapangan Kerja 6 Kali Lipat Lebih Cepat
JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pariwisata bisa menciptakan lapangan kerja 6 kali lipat lebih cepat dari industri lainnya. Karena itu, dia mengapresiasi komitmen pemerintah daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) mengembangkan potensi wisata di daerahnya untuk membangkitkan ekonomi dan memulihkan lapangan kerja.
Sandiaga Uno saat audiensi dengan pemerintah daerah Sulawesi Tengah di Gedung Sapta Pesona, Selasa (25/1/2022) menjelaskan, Kemenparekraf mendorong pemerintah daerah mengembangkan potensi wisata daerah agar berorientasi kepada pemulihan ekonomi.
“Saya memberikan arahan, bahwa kita harus berorientasi kepada pemulihan ekonomi nasional, dan Sulteng di tengah pandemi ini merupakan provinsi yang anomali lantaran bertumbuh terus karena sumber daya alam yang sangat melimpah dan luar biasa," kata dia dalam keterangannya, Rabu (26/1/2022).
"Namun ada juga sumber daya alam lainnya yaitu destinasi wisata dan ekonomi kreatif, salah satu subsektor yang menarik dari ekonomi kreatif yakni kuliner, kriya, fesyen, dan juga ada subsektor film yang berkembang di Sulawesi Tengah,” imbuh Sandiaga Uno.
Saat audiensi dengan Pemda Sulteng, Sandiaga Uno didampingi Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Industri dan Investasi Fadjar Hutomo, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, Bupati Poso Verna Inkiriwang.
Dia menjelaskan, sudah beberapa kali berkunjung dan melihat langsung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulteng. Dia berencana berkunjung kembali ke Sulteng dengan membawa kebijakan dan program-program yang tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu.
“Saya sendiri sudah sering sekali ke Sulteng, dan selain Palu saya belum sempat berkunjung ke Poso, saya akan berkunjung di festival Danau Poso pada Agustus 2022. Ini adalah program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu dan bisa kita stimulus dengan program lainnya seperti BBI dan juga salah satunya melalui subsektor film,” ujarnya.
Di samping itu, visi misi yang dihadirkan Pemda Sulteng sangat beririsan dengan isu yang diangkat Presiden Joko Widodo untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, dan stabilitas harga.
“Ini sangat sinkron dengan isu yang diangkat presiden. Menurut saya, nyambung banget. Kita akan implementasikan agar mampu menyentuh taraf hidup masyarakat di sana dan membuka lapangan kerja serta membuka banyak usaha dan juga memberdayagunakan UMKM, saya lihat tadi sangat tertarik dengan tagline Sulteng, Kemiskinan, Pengangguran, dan Semua Bisa kerja,” tuturnya.
“Saya yakin masyarakat ingin gerak cepat, ini yang dibutuhkan oleh rakyat agar kesejahteraan masyarakat bisa merata ditambah dengan pariwisata karena pariwisata dapat memberikan peluang bagi semua masyarakat dan bisa menciptakan lapangan kerja 6 kali lipat lebih cepat dari industri lainnya,” imbuh dia.
Editor: Jujuk Ernawati