Selain Hadiri Persidangan, Nasabah KSP Indosurya Gelar Aksi di PN Jakpus
JAKARTA, iNews.id - Puluhan nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta menggelar aksi di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus). Aksi ini untuk menuntut kasus gagal bayar KSP tersebut.
Koordinator Nasabah KSP Indosurya Melia mengatakan, salah satu tuntutan yang disampaikan adalah mengenai keikutsertaan nasabah dalam gelaran rapat luar biasa. Hal ini penting untuk menentukan opsi perdamaian yang ditawarkan KSP Indosurya.
"Kita selalu disebutnya nasabah. Padahal dalam perkoperasian itu harusnya kita sebagai anggota yang harus bisa mengikuti rapat-rapat luar biasa dan mengikuti proses jalannya koperasi," ujar Melia di PN Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020).
Menurut Melia, nasabah KSP Indosurya mengeluhkan keputusan sepihak internal KSP Indosurya dalam menentukan skema perdamaian dan pembayaran utang. "Sampai sekarang belum pernah kita diajak untuk rapat anggota," kata dia.
Sidang Kasus Gagal Bayar KSP Indosurya, Nasabah Padati PN Jakarta Pusat
Hal tersebut membuat proses damai di antara nasabah dan KSP Indosurya tak kunjung mencapai titik temu. Berdasarkan data yang dimilikinya, total utang KSP Indosurya kepada nasabah yang telah terverifikasi sampai saat ini mencapai Rp13,8 triliun.
Namun, angka tersebut berpeluang untuk terus bertambah. "Jangan lupa ada juga nasabah-nasabah yang tidak terverifikasi. Yang dimintakan untuk tanda tangan di luar kesepakatan PKPU. Menurut perhitungan kami, sudah pasti di atas Rp14 triliun atau Rp15 triliun mungkin," ucap Melia.
Editor: Ranto Rajagukguk