Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : YUPI bakal Perluas Pasar Domestik dan Global usai Listing di BEI
Advertisement . Scroll to see content

Siapa Pemilik Mixue? Kedai Es Krim yang Menjamur di Indonesia

Kamis, 01 Agustus 2024 - 05:15:00 WIB
Siapa Pemilik Mixue? Kedai Es Krim yang Menjamur di Indonesia
Siapa pemilik Mixue? gerai es krim memiliki banyak cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Siapa pemilik Mixue menjadi pertanyaan banyak orang. Pasalnya, kedai es krim tersebut telah memiliki banyak cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Mixue Ice Cream & Tea merupakan merek dagang es krim asal China. Mixue setidaknya memiliki kurang lebih 20.000 gerai di China dan 1.000 gerai yang tersebar di sejumlah negara, khususnya di Asia seperti Indonesia, Filipina, Malaysia dan Singapura. 

Valuasi bisnis perusahaan dengan nama Mixue Bingcheng (MXBC) ini diperkirakan menembus 3,17 miliar dolar AS atau setara Rp51,5 triliun.

Khusus di Indonesia, gerai es krim Mixue tengah viral dan menjamur di berbagai daerah. Es krim tersebut viral bukan hanya karena banyaknya cabang yang tersebar di mana-mana, melainkan juga memiliki cita rasa yang lezat. 

Siapa Pemilik Mixue?

Pemilik Mixue adalah Zhang Hongchao. Zhang memulai usaha dengan meminjam modal dari neneknya sebesar CNY4.000 atau setara Rp7 juta. Saat memulai bisnis pertamanya tersebut, Zhang masih menjadi mahasiswa memasuki tahun keempat kuliah

Setelah lulus kuliah, Zhang memutuskan kembali ke Zhengzhou untuk memulai bisnisnya dengan membuka gerai es serut di daerah perkotaan kecil. Dia merintis bisnis dengan peralatan sederhana, bahkan mesin serut yang dia gunakan dirakit sendiri dengan membeli motor, turnable dan cutter

Pada awal bisnisnya dia tidak hanya menjual es serut, namun juga menyediakan es krim dan smoothies. Pada saat itu Zhang mengantongi omzet 100 yuan per hari.

Namun, perjalanan bisnisnya tidak berjalan mulus, karena dia menelan pil pahit kegagalan dan harus menutup toko es krim pertamanya.

Namun, Zhang tidak putus asa. Hingga pada tahun 1997 dia kembali membuka toko es krim dengan nama Mixue Ice Cream & Tea. Melalui bisnis terbarunya tersebut, Zhang menjual es krim cone dengan harga 3 yuan per cone, sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat dan membuat bisnisnya terus berkembang.

Setelah bisnisnya berkembang pesat, Zhang memutuskan membuka hak waralaba atau franchise pada 2007. Setelah itu, muncul puluhan gerai Mixue baru dan pada 2008 Zhang membuka perusahaan Mixue Bingcheng dengan waralaba lebih dari 180 gerai.

Setelah sukses di China, Zhang melebarkan sayap bisnisnya ke luar negeri. Hingga pada 2018 Mixue Bingcheng masuk ke pasar Vietnam dengan membuka toko pertamanya di Hanoi. Setelah itu, Mixue melanjutkan ekspansi ke Singapura, Malaysia, hingga Indonesia. 

Sejak awal 2021 Mixue berhasil meraih pendapatan mencapai 20 miliar yuan atau sekitar Rp44,7 triliun per tahun. 

Demikian ulasan siapa pemilik Mixue, gerai es krim dengan cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Semoga menginspirasi Anda.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut