Singgung Belanja Impor Pemerintah, Jokowi Kembali Bilang Bodoh

Heri Purnomo · Senin, 29 Agustus 2022 - 12:28:00 WIB
Singgung Belanja Impor Pemerintah, Jokowi Kembali Bilang Bodoh
Singgung belanja impor pemerintah, Presiden Jokowi kembali bilang bodoh. (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo alias Jokowi kembali menyebut kata bodoh ketika menyinggung soal keuangan negara yang digunakan untuk membelanjakan produk impor. Pasalnya, hal itu tidak memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Jokowi menuturkan, pemerintah saat ini tengah membangun agar penggunaan produk-produk dalam negeri betul-betul ditaati bersama. Dengan begitu, belanja pemerintah, perusahaan BUMN, pemerintah daerah, semuanya menuju pada pembelian produk-produk domestik.

"Jangan sampai, saya sudah pesan betul, sangat lucu sekali, sangat bodoh sekali kalau uangnya yang dikumpulkan oleh pemerintah baik dari pajak, dari PBB, masuk menjadi APBN, masuk menjadi APBD, kemudian belanjanya produk-produk impor," kata dia, dalam acara Peluncuran Kartu Kredit Pemerintah Domestik dan QRIS Antarnegara di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (29/8/2022).

Jokowi mengaku telah menyampaikan berulang kali kepada Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) agar sistem yang mengawal pembelian produk lokal segera diselesaikan dan semua daerah memiliki semangat yang sama membeli produk-produk dalam negeri.

"Ini yang terus kepala LKPP saya sampaikan berkali-kali agar sistem yang mengawal ini betul-betul segera bisa selesai dan daerah semua dengan semangat yang sama membeli produk-produk dalam negeri," ujarnya.

Dia menuturkan, pemerintah pusat maupun daerah sudah berkomitmen membelanjakan kas keuangan untuk membeli produk dalam negeri mencapau lebih dari Rp800 triliun. 

"Realisasi sudah lebih dari Rp400 triliun, sudah lebih dari target. Tapi kalau bisa masuk ke Rp800 triliun, dan betul-betul produknya itu produk dalam negeri, apalagi produk lokal, apalagi produk UMKM, pergerakan ekonomi di bawah ini akan kelihatan," tutur Jokowi.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda