Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PLN Ungkap Sisa Cadangan Batubara untuk Pembangkit Listrik jelang Lebaran di Atas 19 Hari
Advertisement . Scroll to see content

SP PLN Dukung Manajemen Renegosiasi Kontrak IPP

Senin, 13 April 2020 - 23:02:00 WIB
SP PLN Dukung Manajemen Renegosiasi Kontrak IPP
PLN. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) mendukung upaya manajemen untuk merenegosiasi kontrak Independent Power Producer (IPP) dalam Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW. Langkah itu dinilai perlu untuk mengurangi beban keuangan PLN di tengah situasi darurat penanggulangan wabah corona saat ini.

Ketua Umum SP PLN M Abrar Ali mengatakan, di tengah merebaknya wabah dan penetapan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), PLN telah berkomitmen untuk tetap menerangi negeri dan bahkan memberikan listrik gratis serta diskon untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah tersebut.

Dengan status darurat bencana wabah penyakit tersebut, banyak kegiatan di sektor industri dan bisnis tidak dapat beroperasi dengan normal. Hal itu berdampak pada turunnya penjualan atau pemakaian tenaga listrik yang diperkirakan bisa mencapai 6-9 persen dan menggerus penerimaan PLN.

"Belum lagi dengan adanya kebijakan listrik gratis bagi pelanggan 450 VA subsidi dan diskon 50 persen bagi pelanggan 900 VA, akan berdampak pada kas PLN. Di sisi lain beban operasi yang harus ditanggung PLN juga terus naik, terutama akibat melemahnya nilai tukar rupiah," ujar dia dalam keterangannya, Senin (13/4/2020).

Namun, Abrar menuturkan, renegosiasi perlu disiapkan secara matang oleh direksi PLN agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi pihak lain sehingga penyediaan tenaga listrik tetap dapat dijalankan secara berkesinambungan. Untuk itu, kata dia, SP PLN juga meminta dukungan dari seluruh mitra kerja baik swasta maupun BUMN, pemerintah dan DPR untuk bekerja sama menjaga kesinambungan industri ketenagalistrikan Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut