Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sri Mulyani: Saya Merasa Terhormat Bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani Sebut Pandemi Akan Jadi Endemi Mengacu Survei Ahli 23 Negara

Rabu, 25 Agustus 2021 - 17:58:00 WIB
Sri Mulyani Sebut Pandemi Akan Jadi Endemi Mengacu Survei Ahli 23 Negara
Menkeu Sri Mulyani sebut pandemi akan jadi endemi mengacu survei ahli 23 negara.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, negara akan hidup dengan pandemi Covid-19 yang akan menjadi endemi. Itu berdasarkan survei yang dilakukan para ahli di 23 negara.

"Kami mengacu dari Majalah Nature yang mengambil survei dari 119 immunologist dari 23 negara," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (25/8/2021).

Dia menjelaskan, survei para ahli tersebut menyebutkan, 60 persen ahli sangat yakin pandemi akan menjadi endemi. 

"Para ahli dari 23 negara menyebutkan bahwa pandemi ini very likely 60 persen sangat mungkin dan 29 persen mungkin akan menjadi endemi. Jadi, kita percaya kepada science dan para ahli di bidangnya. Mereka menganggap dunia akan menghadapi dunia baru living with endemi," tutur Sri Mulyani.  

Karena itu, protokol kesehatan seperti disiplin 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas) sebagai kultur yang baru. Selain itu, pemerintah melakukan implementasi 3T (testing, tracing, dan treatment) yang intensif serta menjaga sistem kesehatan yang andal dan siaga.

"Dengan adanya pandemi, kesempatan untuk mereformasi kesehatan yang ada di Indonesia, termasuk jaminan kesehatan yang diselenggarakan BPJS. Ini kesempatan untuk review semua policy di bidang kesehatan," ujarnya. 

Dia menambahkan, APBN menjadi satu-satunya pendorong ekonomi agar tetap bergerak sejak pandemi melanda tahun lalu. Bahkan tahun ini, pemerintah juga masih mengandalkan APBN karena aktivitas ekonomi tertekan dengan munculnya varian baru Covid-19.

"Instrumen APBN mengangkat, countering dari siklus penurunan yang luar biasa. Dia satu-satunya yang menarik ekonomi kembali, sebab pemulihan masih rapuh. 2021 kita tetap sanggah pemulihan dengan munculnya varian delta," ucap Sri Mulyani.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut