Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Optimistis IHSG Tembus Level 10.000: Jangan Takut, kan Saya Menteri Keuangannya
Advertisement . Scroll to see content

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut, Mendag Optimis Geliat Ekonomi Nasional Makin Positif

Rabu, 17 Agustus 2022 - 11:48:00 WIB
Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut, Mendag Optimis Geliat Ekonomi Nasional Makin Positif
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, optimistis geliat ekonomi nasional makin positif seiring tren surplus neraca perdagangann yang berlanjut. 

Pada Juli 2022, surplus neraca perdagangan Indonesia kembali terjadi dengan nilai 4,23 miliar dolar AS. Surplus ini melanjutkan tren surplus yang dialami sejak Mei 2020. 

“Surplus perdagangan bulan Juli 2022 sebesar 4,23 miliar dolar AS ini disumbang oleh surplus perdagangan nonmigas sebesar 7,31 miliar dolar AS, sedangkan neraca perdagangan migas defisit 3,08 miliar dolar AS. Surplus perdagangan di bulan Juli 2022 melanjutkan tren surplus yang dialami sejak Mei 2020 atau tepatnya selama 26 bulan terakhir,” ungkap Mendag Zulhas, Rabu (17/8/2022).

Mendag menjelaskan, surplus neraca perdagangan secara kumulatif selama periode Januari–Juli 2022 mencapai 29,17 miliar dolar AS. Surplus ini ditopang oleh surplus sektor nonmigas 43,93 miliar dolar AS, sementara defisit sektor migas sebesar 14,76 miliar dolar AS.

Adapun negara-negara mitra dagang yang menjadi penyumbang surplus terbesar di sektor nonmigas di bulan Juli 2022 yaitu India dengan surplus perdagangan bagi Indonesia sebesar 1,44 miliar dolar AS. 

Selanjutnya diikuti Amerika Serikat, Filipina, Jepang, dan Taiwan yang berkontribusi terhadap surplus neraca perdagangan secara keseluruhan sebesar 3,84 miliar dolar AS. 

Sementara itu, negara-negara yang menjadi penyumbang defisit perdagangan terbesar yaitu Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Singapura, dan Australia dengan total keseluruhan mencapai 2,14 miliar dolar AS.

Menanggapi perkembangan kondisi global saat ini, Mendag Zulhas menekankan bahwa tetap ada hal yang perlu diwaspadai Indonesia. 

“Walaupun performa neraca perdagangan kembali positif, kita perlu mewaspadai ketegangan yang terjadi antara RRT dan Taiwan mengingat kedua negara tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia untuk keperluan industri," tutur Zulkifli.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut