Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Lukisan Picasso Senilai Rp11 Miliar Hilang dalam Perjalanan Menuju Museum Spanyol
Advertisement . Scroll to see content

Tas Mewah Jadi Investasi Paling Cuan di Kalangan Kolektor

Minggu, 08 Maret 2020 - 15:08:00 WIB
Tas Mewah Jadi Investasi Paling Cuan di Kalangan Kolektor
Tas mewah. (Foto: ilustrasi/Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Orang-orang kaya memiliki koleksi barang-barang mahal yang harganya kerap naik. Beberapa barang koleksi tersebut di antaranya tas tangan (handbag) mewah dan lukisan.

Sepanjang 2019 lalu, tas mewah menjadi instrumen investasi koleksi yang menawarkan imbal hasil (return) paling tinggi.

Berdasarkan riset Knight Frank, kenaikan harga tas mewah mencapai 13 persen dalam setahun. Kenaikan itu lebih tinggi daripada harga lukisan yang naik rata-rata 5 persen.

Knight Frank menyatakan, pasar tas mewah di kalangan atas tetap didominasi oleh produk Hermes Birkin.

"Meski tas buatan merek-merek mewah seperti Chanel dan Louis Vuitton juga diburu kolektor, tas buatan Hermes tetap mencatat kenaikan harga tertinggi dan paling diinginkan," kata Direktur Riset Pasar Seni Knight Frank, Sebastian Duthy, dilansir CNBC, Minggu (8/3/2020).

Tas tangan termahal yang pernah terjual sejauh ini yaitu tas Birkin putih kulit buaya Himalaya berbalut berlian. Tas yang dilelang Christie pada 2017 itu terjual 379.261 dolar AS.

Tas Birkin Himalaya dianggap sebagai 'cawan suci' bagi para penggemar tas mewah. Jumlah tas tersebut sangat terbatas meski tak diketahui angkanya secara pasti.

Lembaga riset Bernstein pernah menyebut, Birkin memproduksi tas total sebanyak 12.000 buah per tahun. Namun, tas tertentu biasanya dipasarkan hanya untuk konsumen terbatas.

Meski harga tas dan lukisan koleksi naik, namun tak semua barang koleksi menikmat kenaikan harga. Berikut daftar pergerakan harga barang koleksi berdasarkan riset Knight Frank:

1. Tas tangan +13,4 persen
2. Perangko +6,4 persen
3. Lukisan +5,2 persen
4. Whisky langka +5 persen
5. Koin kuno +2,7 persen
6. Jam tangan +1,8 persen
7. Wine +0,7 persen
8. Mebel +0,3 persen
9. Berlian warna -1 persen
10. Mobil antik -6,7 persen
11. Perhiasan -6,9 persen

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut