Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wamenkomdigi Wanti-Wanti AI Bisa Bikin Serangan Siber Lebih Cepat dan Masif
Advertisement . Scroll to see content

Teknologi AI Jadi Kunci untuk Menyalip Perusahaan Besar

Rabu, 04 Maret 2020 - 14:09:00 WIB
Teknologi AI Jadi Kunci untuk Menyalip Perusahaan Besar
Acara Data SecurAi : Facilitating Enterprise, Market, Regulator, Academic in Data Security & AI Analytics di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai menjadi kunci untuk memenangkan persaingan pasar. Teknologi ini telah terbukti bisa digunakan untuk menyalip perusahaan besar.

Chairman Asosiasi Big Data & AI Rudi Rusdiah mengatakan, teknologi AI sudah diakui oleh dunia. Dia pun mengutip pernyataan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

"Siapapun yang memimpin di AI, akan memimpin dunia," kata Rudi dalam acara Data SecurAi : Facilitating Enterprise, Market, Regulator, Academic in Data Security & AI Analytics di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Rudi mencontohkan, anak perusahaan Alibaba di sektor jasa keuangan, Ant Financial yang sukses mengalahkan JP Morgan. Dia menyebut, Ant Financial yang baru berusia 6 tahun berhasil mendisrupsi hegemoni JP Morgan yang berdiri 149 tahun lalu.

"Customer JP Morgan cuma 30.000 klien, sedangkan Ant Financial sudah mendekati 1 miliar kliennya," ujar Rudi.

Tak hanya itu, valuasi kedua perusahaan juga semakin tipis jaraknya. Valuasi JP Morgan saat ini sekitar 359 miliar dolar AS sementara Ant Financial bisa mencatat valuasi 150 milar dolar AS dalam beberapa tahun saja.

Kinerja Ant Financial, kata Rudi, tak terlepas dari penggunaan AI. Hal ini terlihat dari jumlah karyawan Ant Financial yang hanya 10 persen dari karyawan JP Morgan yang mencapai 256.000 orang.

"Ini terbukti (perusahaan yang menggunakan AI) sudah bisa mendisrupsi perusaahan yang berusia 139 tahun dengan perusahaan yang berusia 6 tahun," tuturnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut