Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dekan FEB Untar Sebut Transformasi Industri Ritel dari Warung ke E-commerce Ubah Perilaku Konsumen
Advertisement . Scroll to see content

Terdongkrak Lebaran, Matahari Department Store Raih Laba Bersih Rp1,02 Triliun

Rabu, 31 Juli 2019 - 17:50:00 WIB
Terdongkrak Lebaran, Matahari Department Store Raih Laba Bersih Rp1,02 Triliun
Gerai Matahari Department Store. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Matahari Department Store Tbk meraup laba bersih Rp1,02 triliun pada kuartal II-2019. Laba tersebut terdongkrak momen Lebaran yang jatuh pada Mei-Juni.

Laba tersebut turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,1 triliun. Penurunan itu membuat perolehan laba bersih sepanjang semester I-2019 (Januari-Juni) turun 13,6 persen dari Rp1,34 triliun menjadi Rp1,16 triliun.

CEO Matahari, Richard Gibson mengatakan, industri ritel saat ini semakin kompetitif, terutama promosi masif dari perusahaan e-commerce.

"Kami terus melihat bisnis kami tumbuh di seluruh Indonesia. Ini adalah bukti kekuatan merek Matahari," kata Gibson, dikutip Rabu (31/7/2019).

Dia optimistis bisnis Matahari akan tetap tumbuh positif di masa mendatang. Pertumbuhan itu ditopang oleh investasi, diversifikasi produk, dan strategi pemasaran yang lebih terarah.

Per 30 Juni 2019, Matahari mengoperasikan 162 gerai yang tersebar di 75 kota di Indonesia. Gerai ini baru bertambah usai anak usaha Lippo Group itu menambah 1 gerai format besar di Bandung dan 2 gerai specialty store di Surabaya dan Cibubur.

"Kami mengantisipasi pembukaan 2 hingga 3 gerai format besar," kata dia.

Sepanjang April-Juni, Matahari membukukan penjualan kotor Rp7,23 triliun, naik 3,3 persen dibandingkan kuartal II-2018 yang sebesar Rp7 triliun.

Meski penjualan naik, rata-rata penjualan tiap gerai (same store sales growth/SSSG) tumbuh melambat menjadi 1,7 persen. Padahal pada kuartal II-2018 tumbuh 4,5 persen.

Meski begitu, Matahari mencatat adanya pertumbuhan SSSG positif di luar Jawa 2,6 persen. Di Jawa, SSSG tumbuh stagnan sementara Jabodetabek turun 0,2 persen.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut