Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri ke Pengemudi Bus di Terminal Pulo Gebang: Kecepatan Tolong Dijaga
Advertisement . Scroll to see content

Terminal Pulo Gebang Gandeng Ritel Jual Tiket Online

Minggu, 04 Maret 2018 - 23:13:00 WIB
Terminal Pulo Gebang Gandeng Ritel Jual Tiket Online
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Terminal bus Pulo Gebang, Jakarta Timur mulai memberlakukan pembelian tiket dengan sistem online (e-ticketing). Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan fasilitas transportasi menjelang Lebaran.

Kepala UPT Terminal Terpadu Pulo Gebang Ismanto mengatakan, ke depannya pihaknya akan bekerja sama dengan ritel atau minimarket untuk penjualan tiket bus.

"Ke depan sudah mau diterapkan di Alfamart. Makanya tadi salah satunya menggandeng DOKU," kata Ismanto, saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu (3/4/2018).

Ia menginginkan penjualan e-ticketing ini akan menjadi seperti yang sudah diterapkan di kereta api. Dengan demikian, penumpang hanya perlu membeli tiket digerai Alfamart terdekat untuk kemudian nomor referensi ditukarkan dengan tiket asli melalui vending machine di terminal bus.

Kemudian, dalam membeli e-ticketing ini penumpang diwajibkan menggunakan kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Oleh karena itu, tiket hanya boleh dipakai atau ditukarkan oleh pemilik ID tersebut.

Dalam sehari terdapat 2.500 penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang. Diharapkan dengan adanya sistem e-ticketing ini akan bertambah jumlah penumpangnya. "Sebenarnya kalau ini (e-ticketing) jalan akan lebih efisien lagi," ujarnya.

Rencananya, ke depan akan ditambahkan dua vending machine di terminal tersebut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat musim mudik. Saat ini terminal baru memiliki tiga vending machine yang beroperasi.

Namun, untuk bermigrasi dari sistem lama ke sistem e-ticketing ini diperlukan usaha yang lebih. Sebab, tidak hanya menyangkut aspek teknis saja tetapi juga sosial-ekonomi.

"Akan ada efisiensi besar-besaran karena ini kan aspek tenaga kerja, yang menjual tiket menjadi agen one by one ini akan tereliminasi dengan adanya IT sistem ini," kata dia.

Meski demikian, ia yakin dengan diterapkannya sistem ini akan melenyapkan calo-calo atau agen-agen nakal. Dengan begitu, ia berharap sistem ini bisa ditingkatkan lagi kualitasnya supaya bisa mendorong 100 perusahaan otobus (PO) masuk ke sistem tersebut.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut