Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Tahun Jadi Bantalan Ekonomi, Mentan: Jangan Anggap Remeh Pertanian

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 12:22:00 WIB
Tiga Tahun Jadi Bantalan Ekonomi, Mentan: Jangan Anggap Remeh Pertanian
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengatakan sektor pertanian selama tiga tahun terakhir selalu hadir menjadi bantalan ekonomi

Menurut dia, di saat banyak sektor mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19 sejak 2020, ditambah dampak perang Rusia-Ukraina sepanjang 2022 , sektor pertanian Indonesia terus tumbuh positif dan berkontribusi bagi PDB. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian menjadi sektor ke-3 tertinggi yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44 persen pada kuartal II 20222. Ini terlihat dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98 persen atau tumbuh sebesar 1,37 persen. 

"Kita tahu bahwa semua negara mengalami trubulensi yang sama. Pandemi merebak ke seluruh dunia, begitu juga dampak perubahan cuaca atau climate change, belum lagi perang Rusia dan Ukraina. Namun pertanian Indonesia selalu hadir dan menjadi bantalan ekonomi. Jadi jangan anggap remeh pertanian," kata Syahrul, dalam keterangan, dikutip Sabtu (5/8/2022).

Dia mengungkapkan, sumber daya pertanian yang besar juga membuat Indonesia dikategorikan sebagai negara yang sangat kecil kemungkinannya mengalami mengalami resesi dengan angka yang diperkirakan hanya 3 persen. Angka tersebut sangat jauh dibandingkan dengan Srilangka yang berpeluang resesi sebesar 85 persen persen atau selandia Baru 33 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut