Tren Bersepeda Meningkat, Ekspor Produk Komponen Sepeda Indonesia Capai Rp16 Triliun
JAKARTA, iNews.id - Tren bersepeda yang meningkat secara global turut mendongkrak ekspor produk komponen sepeda buatan Indonesia. Pada 2020-2021, ekspor komponen sepeda Indonesia tumbuh signifikan 62,55 persen dengan nilai mencapai 1,12 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp16,084 Triliun.
"Tren bersepeda tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia dalam mendorong ekspor komponen sepeda,” kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, dalam keterangan, di Jakarta, Selasa (1/3/2022).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor komponen sepeda dari Indonesia ke dunia pada 2017—2021 mengalami tren positif sebesar 13,54 persen.
Bahkan di tengah situasi pandemi pada 2020-2021, ekspor komponen sepeda Indonesia meningkat signifikan hingga 62,55 persen senilai Rp16,084 triliun.
Berdasarkan data Trademap, Singapura menjadi pasar utama tujuan ekspor produk komponen sepeda Indonesia. Selain itu, peluang pasar produk komponen sepeda Indonesia lainnya adalah pasar Amerika Serikat (AS), Vietnam, Jerman.
Adapun untuk pasar ekspor komponen sepeda Indonesia ke AS baru dimanfaatkan sebesar 16 juta dolar AS atau sekitar Rp229,776 miliar, dengan potensi yang belum dimanfaatkan sebesar 47 juta dolar AS atau setara Rp675 miliar.
Selain pasar AS, ekspor komponen sepeda Indonesia di Vitenam memiliki potensi yang belum dimanfaatkan sebesar 26 juta dolar AS atau sekitar Rp373,386 miliar.
Sedangkan ekspor komponen sepeda Indonesia di Jerman memiliki potensi yang belum dimanfaatkan sebesar 25 juta dolar AS atau setara Rp359,025 miliar.
Wamendag mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, para pelaku industri di tanah air agresif menembus pasar ekspor. Seperti belum lama ini, Kementerian Perdagangan melepas ekspor produk komponen sepeda yang diinisiasi PT Shimano Batam ke Singapura.
Dia menyampaikan, Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha, mendorong hilirisasi produk, serta peningkatan ekspor produk nonmigas ke pasar global.
Sebagai program peningkatan ekspor nasional, lanjutnya, Pemerintah Indonesia, baik di pusat maupun di daerah, akan terus mendorong peningkatan nilai ekspor dari sektor industri.
"Kementerian Perdagangan juga akan terus mendorong terciptanya nilai tambah produk ekspor Indonesia serta perluasan pasar ke negara-negara mitra,” tutur Jerry Sambuaga.
Editor: Jeanny Aipassa