Vaksin PMK Lokal Diperkirakan Siap Akhir Agustus 2022

Iqbal Dwi Purnama ยท Rabu, 27 Juli 2022 - 20:31:00 WIB
Vaksin PMK Lokal Diperkirakan Siap Akhir Agustus 2022
Vaksin PMK lokal diperkirakan siap akhir Agustus 2022. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan vaksin untuk menangani penyakit mulut dan kuku (PMK) yang diproduksi di dalam negeri oleh Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Kementan. Vaksin ini diperkirakan akan siap pada akhir bulan depan atau Agustus 2022.

"Vaksin produksi dalam negeri diperkirakan siap minggu keempat Agustus karena harus melewati suatu prosesi. Tentu yang namanya siap itu sudah bisa langsung diimplementasikan," kata Koordinator Substansi Zoonosis Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian Tjahjani Widiastuti di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (27/7/2022).

Tjahjani mengatakan, pemberian vaksin tersebut diprioritaskan untuk hewan ternak ruminansia yang memiliki masa hidup lebih lama seperti sapi perah. Selain itu, prioritas vaksin PMK juga diberikan pada pusat pembibitan sapi unggul yang bertujuan untuk produksi sapi potong dan sapi perah.

"Kami prioritaskan pada ternak yang punya masa hidup lebih lama, jadi untuk kambing tidak," ujarnya.

Meski vaksin PMK sudah bisa diproduksi di dalam negeri, Tjahjani tidak bisa mengungkapkan berapa kapasitas produksi vaksin yang dapat dicapai oleh Pusvetma Kementan. Ini mengingat produksi vaksin PMK telah dilakukan 36 tahun lalu.

Dia menuturkan, ada sejumlah alat produksi yang harus diperbarui atau diatur ulang untuk bisa memproduksi vaksin PMK secara mandiri di dalam negeri. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menyiapkan lebih dari tiga juta dosis vaksin PMK hasil importasi dari Prancis sebagai pengadaan vaksin darurat. Ke depannya diharapkan vaksin PMK dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Berdasarkan data dari laman siagapmk.id, sebanyak 430.171 ekor hewan ternak di 268 kabupaten-kota pada 22 provinsi tertular PMK. Vaksinasi PMK sudah dilakukan pada 717.977 ekor hewan ternak.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda