Waduh, Diduga Banyak Akun Saham Bodong di Sekuritas
JAKARTA, iNews.id - Beredar data dari email hingga nomor telepon yang diduga dipakai untuk membuka akun bodong pada platform aplikasi investasi. Hal ini salah satunya dialami korban bernama Ignatius Danang.
Melalui akun media sosialnya pada 5 Juli 2021, Ignatius Danang mengaku bingung karena tiba-tiba mendapat email konfirmasi dari salah satu platform investasi, yakni Ajaib, padahal dia tidak pernah melakukan pendaftaran untuk membuka akun di Ajaib.
"Dear @ajaib_investasi sampai detik ini saya tidak pernah melakukan pendaftaran akun, tetapi dari kemarin total saya mendapat lebih dari 3x email konfirmasi. Mohon ditindaklanjuti Terima kasih, cc @ojkindonesia," tulis Ignatius Danang.
Dia menjelaskan, total ada tiga email konfirmasi resmi yang didapat dari customer service Ajaib Investasi. Dia pun menduga alamat emailnya dicatut atau masuk dalam kasus jual beli data. Ignatius lantas mengirim balasan email ke customer service Ajaib Investasi. Awalnya, dia mendapat jawaban seolah-olah dia memang melakukan pendaftaran.
"Padahal download aplikasinya saja enggak pernah, apalagi daftar. Terus itu nomor punya siapa juga enggak tahu, yang pasti bukan nomor saya,” ujarnya.
Setelah melakukan komunikasi, akhirnya masalah terkait email konfirmasi pembukaan akun di Ajaib Investasi dapat diselesaikan.
"Dari pihak Ajaib Investasi sudah menghubungi saya dan masalahnya sudah selesai," ucap Ignatius Danang, kepada MNC Portal Indonesia.
Menurut Ignatius, kasus seperti itu disebabkan oleh penipu yang menggunakan fitur 'lupa password', dengan email yang dia miliki. Kemudian jika pemilik email lengah, maka akan di klik 'Konfirmasi' seakan lumrah.
Public Relations PT Ajaib Sekuritas Asia, Anisah Firdaus Bandu mengatakan, manajemen telah melakukan penelusuran dan konfirmasi termasuk investigasi adanya dugaan akun bodong tersebut. Selain itu, masalah keluhan, pengguna maupun pemilik akun sudah diatasi dan dieksekusi oleh tim bagian supporting dari perusahaan.
"Itu semuanya sudah di-handle oleh tim supporting dan kami telah memberikan pelayanan terbaik bagi user kami dan tentunya sudah standar dengan SOP kami, seperti itu," kata Anisah saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (3/10/2021).
Editor: Jujuk Ernawati