Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Advertisement . Scroll to see content

WeChat dan TikTok Terancam Diblokir di AS, China Tak Segan Boikot iPhone

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 15:03:00 WIB
WeChat dan TikTok Terancam Diblokir di AS, China Tak Segan Boikot iPhone
China berencana memboikot iPhone menyusul rencana AS memblokir WeChat dan TikTok. (Foto: ilustrasi/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengancam akan memblokir aplikasi asal China seperti WeChat dan Tiktok. China tak tinggal diam dan berencana memboikot Apple, perusahaan teknologi asal Amerika.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengeluarkan ancaman itu lewat media sosial Twitter. Dia memperingatkan jika aplikasi China diblokir, maka produk-produk AS seperti Apple akan diboikot warga Tiongkok.

"Jika memang WeChat dilarang Amerika, maka tidak ada alasan lagi China harus membiarkan produk Apple seperti iPhone dan lainnya tetap beroperasi. Banyak orang China yang mengatakan mereka bisa berhenti menggunakan iPhone jika WeChat dilarang di AS, ini sudah merupakan penindasan ekonomi sistematis terhadap perusahaan non-Amerika," tulis Zhao, dikutip dari Straits Times, Sabtu (29/8/2020).

Selain WeChat, Presiden AS, Donald Trump sebelumnya memberikan batas waktu kepada TikTok untuk menjual bisnisnya di Amerika kepada perusahaan AS. Batas waktu berakhir pada September 2020.

Aksi blokir memblokir tersebut membuat hubungan kedua negara makin tegang. Beijing dan Washington sebelumnya telah terlibat dalam perang dagang yang merugikan ekonomi kedua negara.

Cuitan Zhao tersebut menuai beragam komentar dari pengguna media sosial di Negeri Tirai Bambu itu. Sebagian besar mendukung rencana boikot tersebut.

"Saya menggunakan Apple, tapi saya juga mencintai negara saya," ujar salah satu pengguna di platform Weibo mirip Twitter. "Tidak peduli seberapa bagus Apple, itu hanya telepon, bisa diganti tapi WeChat berbeda," tulis pengguna lain.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut