3 Saham Pendatang Baru Dibuka Menguat, BLES Tembus ARA
JAKARTA, iNews.id - Terdapat 3 emiten pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Perusahaan tercatat baru tersebut di antaranya PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), dan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF).
Harga saham BLES dibuka di level Rp246, atau melesat 34,43 persen dari harga penawaran awal yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp183 per saham dan terkena auto rejection atas (ARA). Hingga pukul 10.23, harga saham AWAN masih berada di posisi Rp246 per saham.
Adapun, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 101,69 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp24,93 miliar, dan ditransaksikan sebanyak 8.957 kali.
Superior Prima Sukses (BLES) menawarkan sebanyak 1,31 miliar saham atau sebanyak-banyaknya 15,05 persen dari total modal ditempatkan dan disetor dengan menawarkan harga perdana Rp183 per saham. Perusahaan memperoleh dana segar sebesar Rp240,42 miliar.
Kemudian, harga saham perdana ISEA dibuka naik 19,20 persen ke level Rp298 dari harga penawaran awal yang ditetapkan Rp250 per saham. Total saham perseroan yang diperdagangkan sebanyak 89,21 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp25,88 miliar, dan ditransaksikan sebanyak 18.358 kali.
ISEA melepas sebanyak 290 juta saham ke publik atau setara 20,86 persen dari modal ditempatkan dan disetor, sehingga jumlah IPO mencapai Rp72,5 miliar.
Lalu, harga saham GOLF dibuka menguat ke Rp238 per saham, dari harga penawaran awal yang ditetapkan sebesar Rp200 per saham hingga pukul 10.23. Total saham perseroan yang diperdagangkan sebanyak 676,80 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp168,12 miliar dan ditransaksikan sebanyak 53.927 kali.
Perusahaan milik Darma Mangkuluhur Hutomo, putra sulung Tommy Soeharto dan Tata Cahyani, ini berfokus pada kepemilikan dan pengelolaan lapangan golf.
Perseroan menawarkan sebanyak 3,10 miliar saham atau 15,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor dengan harga perdana Rp200 per saham. Dengan begitu, GOLF akan mengantongi dana segar sebesar Rp390 miliar.
Editor: Aditya Pratama