6 Langkah Sederhana Membangun Kemandirian Finansial Jangka Panjang
JAKARTA, iNews.id - Hampir semua orang ingin keuangan pribadinya dapat digunakan dengan bijak, sesuai rencana dan tepat sasaran. Terlebih dalam hal menyusun kemandirian finansial untuk jangka panjang.
Anda bingung harus memulai hal itu dari mana? Dikutip dari MoneyUnder30, berikut enam hal dasar yang bisa dilakukan untuk membuat finansial Anda terarah dalam target jangka panjang:
Singkirkan Utang yang Tidak Perlu
Tuntutan gaya hidup yang memaksa untuk terus dipenuhi, terkadang membuat banyak orang gelap mata akan utang yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Seperti, utang kartu kredit, pinjaman pribadi, pinjaman mobil atau pinjaman pelajar dengan tingkat bunga lebih dari 6,5 persen.
3 Tips Mudah Meningkatkan Keuangan dengan Cara Berhemat
Agar kondisi finansial Anda tahan akan goncangan, maka prioritas utama melunasi utang macet secepat mungkin. Penting bagi Anda untuk menyimpan uang sebanyak mungkin untuk mewujudkan kebebasan finansial, maka lakukan dengan perlahan yakni lunasi utang dengan tingkat bunga tertinggi terlebih dahulu. Jika tidak, mulailah dengan utang dengan saldo terkecil.
Bangun Dana Penyangga
Jika Anda mengandalkan gaji bulanan sebagai pendanaan utama kebutuhan, maka satu tagihan besar bisa menjadi hal yang selalu membebani rutinitas Anda. Maka tidak ada salahnya Anda mencoba membangun dana penyangga, atau tabungan bantalan.
Sejumlah uang dalam rekening khusus, yang dalam keadaan apa pun tidak boleh tersentuh. Membangun tabungan penyangga tidak hanya akan menyelamatkan Anda dari biaya tak terduga di kemudian hari, tetapi juga mulai mengubah pola pikir Anda dari yang selalu berpikir konsumtif dalam menghabiskan pendapatan, maka ke depannya harus memiliki bantalan keuangan.
Siapkan Tabungan Pensiun
Ketahanan finansial harus terencana dengan matang. Salah satu wujudnya adalah tabungan jangka panjang. Anda dapat melakukanya dengan membuka rekening tabungan pensiun. Jika Anda memiliki akun tabungan pensiun atau jenis lain di tempat kerja, itu tentu lebih baik. Kalau tidak, Anda harus membuka tabungan sendiri.
Pensiun adalah bagian penting tetapi sering diabaikan ketika mengatur kesehatan keuangan. Maka, jika Anda memiliki prioritas jangka panjang, maka masukkan tabungan pensiun di dalamnya. Menabung untuk masa pensiun seharusnya tidak menjadi beban yang harus Anda pikirkan setiap saat. Lakukanlah dengan tidak terpaksa dan dengan ritme yang menyenangkan. Semakin awal Anda melakukannya, semakin banyak uang Anda dapat bekerja untuk tabungan tersebut.
Simpan Uang untuk Hal yang Diinginkan
Menabung harusnya menjadi hal yang menyenangkan, tidak kaku, alias tidak selalu dihantui dengan kemiskinan di masa depan. Di samping meningkatkan tabungan untuk masa pensiun, ada kalanya memenuhi apa yang Anda inginkan. Tetapi, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan pembenaran atas sikap boros atau berlebihan.
Ada banyak hal dalam kehidupan yang harus dijalani, antara sekarang dan pensiun nanti. Apakah tujuan Anda itu berikutnya adalah pernikahan, liburan, atau uang muka rumah? maka rencanakan terlebih dahulu sehingga dapat membeli impian Anda dengan uang tunai, bukan kredit.
Investasi dan Donasi Sesuai Keinginan
Anda patut berbangga dengan usaha pengelolaan finansial, karena kebanyakan orang jarang mencapai titik itu. Selanjutnya, Anda bisa berinvestasi sendiri seperti misalnya pada aset nontunai layaknya saham, obligasi, real estate dan lainya. Di samping itu Anda bisa rutin melakukan donasi, jika Anda belum atau jarang melakukannya, maka mulai sisihkan uang untuk beramal. Anda dapat melakukan itu sesuai keinginan.
Cari Peluang Pendapatan Baru
Menghasilkan lebih banyak uang akan selalu menjadi cara yang lebih cepat untuk mewujudkan tujuan keuangan Anda, daripada hanya menabung dengan cara klasik yang perjalananya pasti lebih lambat. Anda bisa belajar perlahan membaca peluang menjadi bisnis, bahkan bagi sebagian orang itu bisa memberinya lebih banyak uang daripada yang pernah selama ini dilakukan sebagai karyawan.
Editor: Ranto Rajagukguk