Bank Mandiri Berbenah Turunkan NPL di Bawah 3 Persen
JAKARTA, iNews.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun ini sedang fokus untuk menurunkan kredit bermasalah (NPL) sampai di bawah 3 persen. Sementara pada 2019 baru akan dilakukan aksi korporasi untuk melebarkan sayapnya melalui ekspansi bisnis.
"Kita diminta untuk slow down dulu unorganik, fokus turunkan NPL 3 persen. 2018 masih penyelesaian NPL, 2019 baru ada aksi korporasi," kata Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo setelah konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (6/2/2018).
Sebab, saat ini korporasi sudah berada di titik yang positif meski pada 2015-2017 banyak restrukturisasi. "Memang 2015-2017 itu banyak restrukturisasi di korporasi, terutama yang terkena dampak komoditas. Kita liat semakin banyak yang sehat," ucapnya.
Bahkan perusahaan batubara sudah mulai berminat untuk melakukan ekspansi lagi sehingga akan ada permintaan kredit, terutama kredit investasi. Namun yang menjadi tantangan di tahun ini adalah bagaimana mendorong konsumsi di sektor consumer goods.
"Jadi memang segmen consumer goods sama properti yang memang agak landing. Sektor komoditas sudah mulai bagus, apalagi CPO (minyak kelapa sawit) dan infrastruktur itu sudah lari," ujarnya.