Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Sentuh Rekor Tertinggi 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.000 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

BEI Catat 37 Perusahaan Antre IPO, 8 Calon Emiten Beraset Jumbo 

Senin, 03 Juni 2024 - 19:59:00 WIB
BEI Catat 37 Perusahaan Antre IPO, 8 Calon Emiten Beraset Jumbo 
BEI mencatat sebanyak 37 perusahaan siap melakukan IPO hingga 31 Mei 2024. (Foto: SINDO)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 37 perusahaan siap melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Dari jumlah itu, terdapat 8 calon emiten mempunyai aset besar di atas Rp250 miliar.

“Sampai dengan 31 Mei 2024,, terdapat 37 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Senin (3/6/2024).

Daftar rencana pencatatan saham di bursa masih didominasi oleh perusahaan beraset menengah. Kelompok calon emiten ini memiliki aset berkisar Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.

Sementara itu, 5 calon emiten lainnya adalah memiliki aset skala kecil, yakni di bawah Rp50 miliar.

Sektor konsumer masih merajai antrean menjadi perusahaan terbuka, dengan rincian konsumer siklikal 5 perusahaan, dan 9 mewakili konsumer nonsiklikal.

Selanjutnya, terdapat 6 korporasi dari sektor industri, 4 dari teknologi, dan 3 masing-masing dari sektor kesehatan, dan properti-real estat. Kemudian ada 2 perusahaan dari sektor energi, dan bahan baku. Lalu, masing-masing 1 dari sektor keuangan, infrastruktur, dan transportasi-logistik.

Sementara itu, total penghimpunan dana melalui pencatatan saham di pasar modal per 31 Mei 2024, telah menembus Rp3,88 triliun, dari total 24 perusahaan yang melantai.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut