BEI Klaim Minat Perusahaan IPO Masih Tinggi di Tengah Covid-19

Antara ยท Kamis, 04 Juni 2020 - 22:03 WIB
BEI Klaim Minat Perusahaan IPO Masih Tinggi di Tengah Covid-19

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim minat perusahaan melantai di pasar modal melalui IPO masih tinggi di tengah Covid-19. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim minat perusahaan melantai di pasar modal melalui mekanisme penawaran umum perdana atau IPO masih tinggi di tengah Covid-19. BEI menyebutkan beberapa perusahaan dari berbagai sektor siap melantai.

"Minat perusahaan untuk IPO masih positif dan cukup tinggi. Ini tercermin dari jumlah perusahaan yang terdapat di pipeline IPO saham dan obligasi atau sukuk di bursa," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Sampai dengan 4 Juni 2020, terdapat 15 perusahaan yang berencana akan pencatatan saham di BEI. Mereka bergerak di beberapa sekto yakni enam perusahaan berasal dari sektor perdagangan, jasa, dan investasi; tiga perusahaan dari sektor properti, real estate dan konstruksi bangunan; serta enam perusahaan bergerak pada sektor pertanian, industri dasar dan kimia, keuangan, serta industri barang-barang konsumsi.

Selain itu, saat ini terdapat 24 issuer yang akan menerbitkan 28 emisi obligasi atau sukuk yang berada dalam pipeline di BEI.

Menurut Nyoman, kondisi pandemi COVID-19 saat ini memiliki tantangan tersendiri dan berdampak pada semua aspek tidak terkecuali pasar modal dan perusahaan yang mencari pendanaan melalui IPO.

Tingginya minat tersebut juga tidak terlepas dari dukungan kebijakan OJK diantaranya adalah pemberian relaksasi jangka waktu umur laporan keuangan dan laporan penilai dalam rangka penawaran umum yaitu selama dua bulan.

"OJK bersama BEI senantiasa akan membuat kebijakan yang memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mendapatkan pendanaan dan membuat kondisi pasar kondusif di tengah pandemi ini," ujar Nyoman.

Editor : Dani Dahwilani